KPK Periksa Dirut Konsultan dan ASN BTP Palembang Terkait Korupsi Jalur Kereta DJKA Sumsel

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) wilayah Sumatera Selatan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta,” kata Budi dalam keterangannya kepada wartawan.
Dua saksi yang diperiksa yakni Direktur Utama PT Wiraciptamandiri Konsultan Teknik, Jalaluddin, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) fungsional pada Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Palembang, Julio Recxa Okilahutama.
KPK belum memerinci materi yang didalami dari kedua saksi tersebut.
Namun, keterangan keduanya diperlukan untuk melengkapi berkas penyidikan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di wilayah Sumatera Selatan.
Kasus korupsi di lingkungan DJKA Kementerian Perhubungan merupakan salah satu perkara yang terus dikembangkan KPK.
Baca Juga: Sempat Diburu KPK, Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri
Penyidik tidak hanya mengusut dugaan suap dalam pelaksanaan proyek perkeretaapian, tetapi juga menelusuri aliran dana serta pihak-pihak yang diduga turut menikmati hasil tindak pidana korupsi tersebut.
Dalam perkara ini, KPK sebelumnya telah menetapkan dan menjerat sejumlah pejabat di lingkungan DJKA serta pihak swasta yang diduga terlibat dalam pengaturan proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta di berbagai wilayah.
Melalui pemeriksaan para saksi, penyidik berupaya mengungkap konstruksi perkara secara menyeluruh sekaligus memperkuat alat bukti untuk proses hukum lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK







