Komisi I DPR Dorong Kasus Kontroversi Pernyataan Amien Rais Dibawa ke Jalur Hukum

AKURAT.CO Komisi I DPR mendorong penyelesaian jalur hukum terkait polemik video pernyataan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, soal dugaan penyimpangan seksual Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, menegaskan bahwa setiap pihak yang merasa dirugikan atas konten tersebut sebaiknya menempuh jalur hukum sebagai sarana penyelesaian yang sah.
"Komisi I DPR RI mendorong agar setiap pihak yang merasa dirugikan tetap dapat menempuh jalur hukum sebagai mekanisme penyelesaian yang sah," kata Dave saat dihubungi Akurat.co, Senin (4/5/2026).
Baca Juga: Video Amien Rais di-Takedown, Upaya Komdigi Jaga Ruang Digital Tetap Kondusif
"Dengan demikian, publik memperoleh kepastian bahwa proses yang berjalan tidak semata administratif, melainkan juga memiliki legitimasi hukum yang kuat," imbuhnya.
Dia menambahkan, langkah penegakan hukum penting untuk memastikan bahwa penanganan kasus tidak hanya berhenti pada tindakan administratif seperti takedown konten, tetapi juga memberikan kejelasan secara yuridis.
Di sisi lain, dia mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat tetap harus dijalankan secara bertanggung jawab, agar tidak menimbulkan dampak negatif di ruang publik digital.
Komisi I DPR akan terus mengawal kebijakan terkait tata kelola ruang digital, agar tetap menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan perlindungan terhadap hak-hak individu.
"Komisi I DPR RI akan terus mengawal agar kebijakan yang diambil tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara," tutupnya.
Polemik pernyataan Amien terkait kedekatan Prabowo Subianto dan Teddy Indra Wijaya memicu reaksi dari berbagai pihak. Partai Ummat menegaskan, pernyataan tersebut bukan sikap resmi partai.
Baca Juga: Cegah Spekulasi, Amien Rais Perlu Klarifikasi Soal Isu Skandal Moral
Ketua DPP Partai Ummat, Aznur Syamsu, menyebut komentar Amien Rais murni bersifat pribadi. "Itu pernyataan pribadi Pak Amien, tidak ada kaitannya dengan Partai Ummat," ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Aznur mengaku pihaknya menyayangkan pernyataan tersebut, terlebih datang dari sosok yang pernah menjadi tokoh nasional. Dia menilai pernyataan itu tidak relevan dengan situasi kebangsaan saat ini, bahkan sudah melampaui batas.
"Kami menyayangkan pernyataan seperti itu dari Pak Amien Rais. Apalagi beliau seorang tokoh. Tidak ada kaitan dengan persoalan bangsa dan negara saat ini. Pak Amien Rais off side," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara









