Komisi I DPR Kawal Kasus Kematian Prada Lucky, Diduga Korban Penganiayaan Senior

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Prajurit Dua (Prada) Lucky Cepril Saputra Namo, prajurit TNI AD yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh seniornya di dalam asrama.
“Berkaitan dengan kejadian fatal yang menimpa Prada Lucky Cepril Saputra Namo, kami menyampaikan belasungkawa yang amat mendalam kepada keluarga,” ujar Dave dalam keterangan video yang diunggah akun Instagram @dpr_ri, Minggu (10/8/2025).
Dave menegaskan, Komisi I DPR akan mengawal penuh proses pengusutan kasus tersebut.
Ia mendorong Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD) maupun instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan secara terbuka dan menyeluruh.
“Kami akan terus mengawasi mulai dari penyidikan. Kami mendorong POM AD ataupun instansi terkait lainnya untuk melakukan pemeriksaan secara umum dan terbuka, sehingga masyarakat mengetahui persis apa yang terjadi, dan keluarga bisa mendapatkan keadilan,” tegasnya.
Baca Juga: Prabowo Kobarkan Semangat Prajurit TNI: Jangan Pernah Lupa Sejarah, Bangsa Ini Butuh Tentara Kuat
Sebelumnya, kabar duka datang dari Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 834 Waka Nga Mere, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Prada Lucky meninggal dunia pada Rabu (6/8/2025) pukul 10.30 WITA, setelah menjalani perawatan selama empat hari di RSUD Aeramo, Nagekeo.
Paman korban, Rafael Davids, mengungkapkan pihak keluarga mendapat informasi bahwa Lucky mengalami penyiksaan oleh anggota seniornya.
Dandim 1625 Ngada, Letkol Czi Deny Wahyu Setiyawan, membenarkan bahwa empat anggota yang diduga terlibat telah diamankan.
“Betul, sudah empat orang yang diamankan di Subdenpom Ende,” kata Deny kepada wartawan, Jumat (8/8/2025).
Namun, Deny belum menjelaskan peran masing-masing terduga pelaku, lantaran penyelidikan masih berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









