Akurat

Densus 88 Amankan 8 Terduga Teroris NII, Ada yang Sedang Siapkan 'Pasukan Militer'

Dwana Muhfaqdilla | 22 November 2024, 13:36 WIB
Densus 88 Amankan 8 Terduga Teroris NII, Ada yang Sedang Siapkan 'Pasukan Militer'

AKURAT.CO Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, mengamankan delapan terduga teroris kelompok Negara Islam Indonesia (NII). Delapan tersangka berinisial NAA, JN, ER, IS, SW, DYT, MA, dan SY, ditangkap di berbagai wilayah di Indonesia.

"Dilaksanakan penegakan hukum terhadap penegakan hukum terhadap delapan tersangka kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di beberapa wilayah di Indonesia," kata Juru Bicara Densus 88 Anti Teror Polri, Kombes Aswin Siregar kepada wartawan, Jumat (22/11/2024).

Aswin menjelaskan, ke delapan tersangka diamankan pada Selasa (19/12/2024). NAA diamankan di Jalan H. M. Said No. 310, Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

"NAA menghadiri kegiatan pendidikan dan pelatihan dalam rangka menyiapkan pasukan 'militer' dan Milad NII yang dilaksanakan di Sumatera Barat," ungkap dia.

Baca Juga: Tiga Terduga Teroris di Jateng Sebarkan Propaganda dan Provokasi untuk Lakukan Aksi Teror

Sementara itu, tersangka JN diamankan di Jalan Padang Luar - Maninjau, Kabupaten Agam. JN terlibat sebagai komandan Komando Perang Setempat B Imam Bonjol NII fraksi MYT.

Lalu ER diamankan di Jorong Lundang, Kenagarian Penampung, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam. ER terlibat sebagai Bendahara Pok NII MYT Komando Perang Setempat B Imam Bonjol.

Selanjutnya IS diamankan di Jl. Lampung, Kelurahan Ibuah, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. IS terlibat sebagai Sekretaris NII Komando Perang Setempat Sumatera Barat.

"Kemudian SW diamankan di Padang Buli-Buli, Aur Kuning, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat dan terlibat dalam Milad NII KPWB Sumatera. DYT diamankan di Desa Triyoso, Kecamatan Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, dan terlibat sebagai Kepala Staf KPWB 3 (Komando Perang Wilayah Besar 3) Sumatera Raya," ungkap dia.

Terkait tersangka MA, diamankan di Desa Sido Rahayu, Kecamatan Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. MA terlibat sebagai kelompok NII faksi MYT, yang menjabat sebagai Panglima KPWB 3 Sumatera Raya.

Terakhir SY yang diamankan di di Kelurahan Ciisurupan-Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat dan terlibat sebagai Imam NII faksi MYT dan Ketua Komando Perang Seluruh Indonesia (KPSI).

Aswin menjelaskan, pihaknya juga turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sejumlah buku yang salah satunya berjudul 'Qiyadah Islamiyah', sejumlah bundel yang salah satunya mengenai materi kajian NII, serta rompi biru pagar Aqidah.

Dijelaskannya, kelompok teror/radikal akan terus berupaya menanamkan pengaruh dan pemikiran radikal kepada masyarakat melalui kegiatan terselubung.

"Diharapkan masyarakat selalu waspada terhadap adanya penyebaran pengaruh radikal dengan memiliki kepekaan terhadap hal tersebut, menjaga diri, keluarga, dan lingkungan, serta menyampaikan kepada pihak berwenang apabila menemukan adanya penyebaran paham-paham yang tidak sesuai dengan ideologi negara," tutup dia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.