Akurat

Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat ART di Dalam Toren di Perumahan Kelapa Gading

Dwana Muhfaqdilla | 25 Oktober 2024, 21:15 WIB
Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat ART di Dalam Toren di Perumahan Kelapa Gading

AKURAT.CO Polisi telah mengantongi hasil visum sementara terhadap mayat perempuan paruh baya berinisial NN (55), yang ditemukan dalam toren sebuah rumah di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Emir Maharto Bustarosa, mengatakan berdasarkan visum sementara, pada tubuh mayat ditemukan lebam.

"Dari hasil visum sementara yang dikeluarkan RS Polri Kramat Jati dan hasil daripada Dokkes Polres, memang ada lebam, tapi mungkin lebam kaku mayat," kata Emir kepada wartawan, Jumat (25/10/2024).

Meski begitu, dia belum bisa memastikan penyebab timbulnya luka tersebut, termasuk penyebab pasti kematian korban. Hal ini baru bisa disimpulkan setelah hasil autopsi resmi dari RS Polri Kramat Jati keluar.

Baca Juga: Mayat ART Ditemukan dalam Toren di Kelapa Gading, Polisi Periksa 4 Saksi

"Kita belum tahu (keluarnya), kami penyidik masih terus berkoordinasi dengan RS Polri Kramat Jati, kami juga masih memberikan waktu dokter, ahli pemeriksa untuk bekerja. Komunikasi kita dengan RS Polri Kramat Jati terus kita update sampai dengan hasil autopsi secara resmi dikeluarkan," ungkap dia.

Sementara itu, Emir menjelaskan, mayat NN ditemukan oleh sopir berinisial IR, yang mendatangi kediaman NN untuk bersih-bersih. Saat masuk ke lantai 1, sang sopir mencoba untuk membuka pintu rumah, tetapi tidak bisa.

"Kemudian akhirnya yang bersangkutan melewati pintu garasi karena sopir punya kunci garasi. Masuk di lantai 1 sempat mencari dengan panggilan 'Mak e, Mak e, Mak e:, ternyata tidak ada jawaban," kata Emir.

Selanjutnya, sang sopir mencari lagi korban sampai ke lantai 3, didapati adanya pecahan ember berwarna hitam dengan posisi tutup toren yang sudah berada sejajar dengan toren. Karena penasaran, si sopir mencoba melihat isi dari toren, ditemukan ART tersebut sudah tergeletak di dalam toren.

Kaget atas temuannya itu, sang sopir turun ke lantai bawah dan mencari sekuriti. Sekuriti pun ikut mengecek toren dan langsung menghubungi pihak kepolisian.

"Kemudian polisi meneruskan beritanya ke polsek, setelah itu polsek langsung ke TKP melakukan olah TKP bersama Unit Identifikasi Polres Metro Jakarta Utara dan Dokkes Polres Metro Jakarta Utara," tukas dia.

Sampai saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa enam saksi dan juga CCTV di lokasi. Saksi tersebut diantaranya sang sopir, sekuriti dan pihak keluarga.

"Ada salah satu pihak keluarga yang pertama kali mendapat kabar berita, sama pihak tetangga depan rumah," tutup dia.

Terkait keberadaan mayat saat ini, dia menjelaskan telah dikembalikan ke pihak keluarga pada Kamis (24/10/2024) malam. "Untuk mayat sudah dikembalikan ke pihak keluarga kemarin malam, setelah rangkaian autopsi yang dilakukan di RS Polri Kramat Jati, dibawa kembali ke kampung halaman," tutup dia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.