Aborsi Janin Hasil Hubungan Gelap, Muda-mudi di Kalideres Diamankan Polisi
Dwana Muhfaqdilla | 30 Agustus 2024, 21:39 WIB

AKURAT.CO Polisi mengamankan dua orang muda-mudi berinisial DKZ (23) dan RR (28) di Perumahan Permata Taman Palem, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.
Kedua pelaku diamankan, setelah diduga melakukan aborsi terhadap janin hasil hubungan gelap mereka yang telah berusia delapan bulan. Keduanya pun telah berpacaran sejak Maret 2023.
"RR diketahui sudah memiliki istri, meski tetap menjalani hubungan dengan DKZ dan tinggal bersama di sebuah kos," kata Kapolsek Kalideres, Abdul Jana dalam konferensi pers di kantornya, Jumat, (30/8/2024).
Abdul menjelaskan, DKZ hamil dari hasil hubungan gelap pada Januari 2024. Mengetahui kehamilan itu, kedua tersangka sepakat untuk menggugurkan janin karena kehamilan tersebut tidak diinginkan.
Setelah sempat mencari cara untuk menggugurkan kandungan, akhirnya DKZ berhasil memeroleh obat aborsi yang dibeli secara online dengan harga Rp1 juta saat usia kandungannya delapan bulan. Pada 13 Agustus 2024, DKZ mulai mengonsumsi obat tersebut.
“Setelah meminum 18 butir obat penggugur kandungan, pada Rabu, 14 Agustus 2024, sekitar pukul 13.00 WIB, DKZ merasakan kontraksi hebat dan segera masuk ke kamar mandi di kos mereka,” tukas dia.
RR yang berada di luar kamar mandi pun turut mengawasi dan membantu. Setelah beberapa saat, janin keluar dari kandungan dalam kondisi meninggal dunia.
Tragisnya, RR membantu merekam proses tersebut dan memersiapkan alat-alat seperti gunting untuk memotong tali pusar serta kain kafan untuk membungkus jenazah bayi.
Janin kemudian dimakamkan oleh kedua tersangka di TPU Carang Pulang, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Ketahui Ciri-ciri Ada Janin Dalam Perut
Atas perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat dengan berbagai pasal, termasuk Pasal 77A Jo 45A UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
“Serta pasal-pasal terkait aborsi dalam UU Kesehatan dan KUHP, dengan ancaman tambahan hukuman hingga lima tahun penjara,” tutup dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






