Viral Siswi SMP Dirundung Motif Rebutan Pacar hingga Dituding Mesum
Dwana Muhfaqdilla | 21 Juni 2024, 13:17 WIB

AKURAT.CO Polisi telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap keempat terduga pelaku yang merundung siswi SMP bernisial FAP (14) di Lapangan Poris, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.
Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota, AKBP Muhamad Firdaus mengatakan, motif perundungan diduga terjadi karena masalah asmara.
“(Motif perundungan diduga) korban menuduh salah satu pelaku berbuat mesum dengan pacarnya,” katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (21/6/2024).
Baca Juga: Viral Video Pelajar SMA Grebek Dua Sejoli Diduga Mesum di Dalam Mobil, Netizen: Enggak Punya Duit?
Selain itu, pada kasus ini terdapat motif lain, yakni pelaku kesal dan marah dengan korban lantaran FAP membuat isu yang menyudutkan salah satu pelaku.
“Menurut keterangan para pelaku bahwa korban itu anaknya angkuh, kalau bicara (nada) tinggi dan sombong,” jelas Firdaus.
Meski begitu, polisi masih melakukan pendalaman, guna mendapatkan titik terang dalam kasus ini. Bahkan, keempat terduga pelaku sampai saat ini masih berstatus saksi.
Sebelumnya, viral di media sosial, Siswi SMP Berinisial FAP (14) diduga mengalami perundungan oleh empat siswi sesama anak SMP di Lapangan Poris, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.
Dalam video yang diunggah akun media sosial X, @txtdrbekasi, pada Selasa (12/6/2024), terlihat siswi yang menjadi korban berada di depan terduga pelaku. Tak lama kemudian beberapa terduga pelaku lain langsung menyerang korban dengan menampar dan memukul kepala korban.
Baca Juga: Pernahkan Ada Kasus Perundungan di Sekolah Ibu/Bapak? Jika Iya Bagaimana Sekolah Menyikapinya?
Kemudian, korban sempat menyerang kembali terduga pelaku, lantas para terduga pelaku lain melerai perkelahian tersebut.
"Bocah SMP berantem gegara digosipin yang kagak-kagak sama cowonya. Terus gosipannya ga terbukti sama sekali," tulis caption akun tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









