Diduga Jadi Korban Penipuan Properti, Roy Marten Temani Putrinya Lapor ke Polda Bali
Sri Agustina | 16 Mei 2024, 15:13 WIB

AKURAT.CO Aktor Roy Marten mendampingi putrinya Monique Arditi Marten menyambangi Polda Bali untuk membuat laporan. Laporan tersebut terkait dugaan penipuan properti yang menimpa Monique.
Roy Marten menerangkan bahwa adanya dugaan penipuan ini bermula saat Direktur Development CV Bali Jaya Properties, Rizky Paulus Kertameri, perihal vila yang disewanya.
"Kami melaporkan bahwa anak kami merasa ditipu ketika menyewa vila selama 20 tahun. Janji Bulan November jadi, tapi sampai saat ini tidak jadi," ujar Roy Marten dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (15/5/2024).
"Jadi sudah invest kurang lebih Rp980 juta, tapi sampai sekarang vilanya tidak jadi," tambahnya.
Sementara Monique mengaku dirinya sudah mulai transaksi sejak Maret 2023.
"Kami suka vilanya dan dimulai transaksinya tahun lalu di bulan Maret 2023, total harganya Rp980 juta. Dia bilang harus bayar 50 persen pas kami tanda tangani, katanya vila itu akan dibangun dalam 6 bulan. Kami bayar dan tiap bulan ada termin pembayaran," jelas Monique.
"Dia akui ada keterlambatan. Setelah enggak selesai, akhirnya ada vila dia di komplek lain yang mau diberikan ke kita sebagai ganti. Karena dia enggak bisa mengembalikan uang yang sudah kita bayar, dan kami setuju," tambahnya lebih jelas.
Sayangnya, pelapor tidak menepati janji sehingga Monique belum mendapatkan surat serah terima seperti yang dijanjikan sebelumnya.
"Kami coba hubungi enggak ada, kantornya enggak ada orang, dibilang sudah tutup. Jadi mentok enggak ada jawaban. Terakhir komunikasi tanggal 20 Maret, masih oke. Terus tiba-tiba menghilang, kita WA nggak dibales, kita telepon berkali-kali juga nggak ada," tandas Monique.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik








