Bukti dan Saksi Telah Sesuai, Kompolnas: Sudah Cukup untuk Tutup Kasus Brigadir Ridhal
Dwana Muhfaqdilla | 29 April 2024, 23:55 WIB

AKURAT.CO Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti, mengatakan, bukti dan saksi dugaan bunuh diri Brigadir Ridhal Ali Tami (RAT) telah sesuai. Hal itu sudah cukup untuk menutup kasus meskipun motif belum diketahui.
“Penyidik menganggap bahwa bukti dan saksi telah bersesuaian, yang menunjukkan Brigpol RA meninggal dunia karena bunuh diri, sehingga hal tersebut cukup bagi penyidik untuk menutup kasus meski belum diketahui motifnya,” kata Poengky ketika dihubungi Akurat.co, Senin (29/4/2024).
Senada dengan itu, Komisioner Kompolnas lainnya, Yusuf Warsyim mengungkapkan, motif dalam suatu kasus memang bisa saja tidak diusut tuntas. Pasalnya, terdapat hal lain yang lebih penting untuk diusut, yakni penyebab kematian.
“Jika pun akan melakukan pendalaman, akan lebih bagus. Namun ketika penyidik telah mengemukakan ada masalah pribadi, tentu ini sudah bisa dikatakan motif,” ungkapnya.
Meski begitu, Yusuf menegaskan bahwa Kompolnas masih menunggu klarifikasi terkait penyidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya. Tujuannya, demi ditemukannya titik terang dalam kasus ini.
Sebelumnya, Polres Jaksel menegaskan, anggota Satlantas Polresta Manado, Brigadir Ridhal Ali Tami (RAT) memang korban bunuh diri, dengan menembakan pistol atau senjata api HS-9 ke arah kepala.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro mengungkapkan, kesimpulan ini diambil berdasarkan keterangan para saksi yang didukung dengan barang bukti dan hasil pemeriksaan dengan metode Crime Scientific Investigation (CSI).
“Disimpulkan bahwa jenazah yang ditemukan di dalam mobil pada halaman rumah di Jalan Mampang Prapatan IV, Tegal Parang, Jakarta Selatan, karena korban bunuh diri. Dengan cara menembakan senjata api HS kaliber 9mm ke arah kepala,” kata AKBP Bintoro dalam konferensi pers di kantornya, Senin (29/4/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








