Farhat Abbas Laporkan Pendeta Gilbert ke Polda Metro Jaya
Dwana Muhfaqdilla | 18 April 2024, 21:38 WIB

AKURAT.CO Polda Metro Jaya mengungkapkan, pelapor Pendeta Gilbert Lumoindong terkait dugaan penistaan agama adalah Farhat Abbas. Gilbert dilaporkan perihal sindirannya soal praktik ibadah umat Islam.
“Pelapornya atas nama Farhat Abbas,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra kepada wartawan, Kamis (18/4/2024).
Kombes Wira menjelaskan, polisi saat ini belum memeriksa Pendeta Gilbert. Sementara ini, pihaknya baru memeriksa saksi-saksi.
“Untuk masalah laporan (Pendeta Gilbert) kami terima kemarin di SPKT. Saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk dilakukan pendalaman,” tambahnya.
Setelah pemeriksaan saksi-saksi dirasa cukup, barulah pihaknya akan memanggil dan memeriksa Pendeta Gilbert, untuk mengklarifikasi sebagai pihak terlapor kasus penistaan agama.
Diketahui, video ceramah Pendeta Gilbert Lumoindong dalam sebuah acara di gereja menimbulkan tanggapan di kalangan warganet. Adapun video berdurasi 59 detik itu beredar luas di dunia maya dan viral.
Salah satu akun X, @Munir_Ti*** membagikan video ini pada Minggu (14/4/2024) pagi dan sudah ada 285 ribu lebih yang menonton hanya dalam hitungan beberapa jam.
"Kita orang Islam diajarin bersih sebelum sembahyang, cuci semuanya, saya bilang lo 2,5 (kewajiban zakat di Islam), gue 10 persen bukan berarti gue jorok, disucikan oleh darah Yesus," ungkap Gilbert dalam video tersebut.
Selain itu, Pendeta Gilbert juga sempat memperagakan gerakan mirip salat. "Yang paling berat terakhirnya mesti lipat kaki, nggak semua orang bisa," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik






