Usut Kasus Penembakam di Rumah Kadiv Propam, Farhat Abbas Sarankan Jokowi Gelar Sayembara: Hadiah 5 M dan Naik Pangkat

AKURAT.CO, Pengacara Farhat Abbas turut menanggapi kejadian baku tembak antar polisi yang terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di kawasan Duren tiga, Jakarta Selatan.
Selain membuat tim khusus, Farhat Abbas menyarankan kepada Presiden Jokowi untuk menyelenggarakan sayembara bagi siapapun yang memiliki informasi terkait kasus ini.
"Pengungkapan polisi tembak polisi disamping sudah dibentuk tim khusus. Negara (Presiden) harus buat sayembara siapa yang mengungkap dan punya informasi A1 dinaikkan pangkatnya dan dapat uang Rp5 miliar," tulisnya dikutip dari akun Instagram @farhatabbasofficial, Minggu (17/7/2022).
Ia berharap idenya ini bisa didengarkan oleh Presiden Jokowi.
"Mudah mudahan ada yang tertarik dan langsung terungkap/tertangkap pelaku lain," tulisnya.
Adapun kata pengacara nyentrik ini, kalaupun tidak ada yang mau memberikan informasi A1 terhadap kasus polisi tembak polisi itu, maka harus berhenti salaing mecurigai baik sesama masyarakat ataupun sesama polisi.
"Tapi kalau tidak ada yang mampu stop saling curiga pandai," tulisnya.
Seperti yang diketahui, kasus baku tembak antar polisi di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menuai polemik bagi masyarakat.
Banyak masyarakat yang menemukan kejanggalan-kejanggalan dalam kasus ini. Peristiwa baku tembak terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, wilayah Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan pukul 17.00 WIB pada Jumat, 8 Juli 2022. Brigadir J yang merupakan sopir pribadi istri Ferdy Sambo tewas ditembak ajudan Ferdy Sambo, Bharada RE (E).
Peristiwa penembakan berawal ketika Brigadir J masuk ke kamar pribadi Kadiv Propam. Saat itu istri Irjen Ferdy Sambo sedang beristirahat. Brigadir J disebut melakukan pelecehan dan menodongkan pistol ke kepala istri Irjen Ferdy Sambo.
"Sontak, ketika Ibu Kadiv Propam berteriak dan berteriak minta tolong, akibat teriakan tersebut, Brigadir J panik dan keluar dari kamar," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers, Senin (11/7).
Pada saat kejadian, Sambo tidak berada di rumahnya lantaran tengah menjalani test PCR. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





