Hadiri Pemeriksaan, Rektor Universitas Pancasila Masih Bantah Lakukan Pelecehan

AKURAT.CO Rektor Universitas Pancasila, Prof. Edie Toet Hendratno (ETH) hadiri pemeriksaan oleh penyidik di Polda Metro Jaya hari ini. Dia masih membantah tuduhan terkait pelecehan seksual terhadap pegawai kampus.
"Enggak (soal tuduhan pelecehan) nanti, saya sudah ditunggu sama penyidik. Semua sudah ke kuasa hukum," kata ETH di Polda Metro Jaya, Kamis (29/2/2024).
Selain itu, dia juga menegaskan tuduhan yang diberikan kepadanya semuanya salah besar, termasuk memegang area sensitif.
Baca Juga: Buntut Dugaan Pelecehan, Edie Toet Hendratno Dinonaktifkan dari Posisi Rektor Universitas Pancasila
Sebelumnya, atas dugaan pelecehan yang dilakukannya, ETH telah diberikan sanksi oleh pihak kampus. Sekretaris Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila, Yoga Satrio mengungkapkan, sanksi tersebut berupa penonaktifan ETH dari posisi rektor.
"Menonaktifkan (Prof. Edie Toet Hendratno) sampai berakhirnya masa bakti rektor tanggal 14 Maret 2024," kata Yoga saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (27/2/2024).
Diketahui, ETH dilaporkan oleh dua korban ke Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri. Namun, laporan kepada Bareskrim diambil alih oleh Polda Metro Jaya.
Hal ini dikarenakan adanya pertimbangan-pertimbangan dari Mabes Polri untuk melimpahkan. Terdapat kasus-kasus yang dapat dilakukan penyelidikan atau penyidikan oleh Polsek, Polres, Polda, hingga Mabes.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








