Akurat Logo

Ketua KPK Firli Bahuri Sebaiknya Dicekal Sebelum Kabur  

Oktaviani | 7 November 2023, 22:02 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri Sebaiknya Dicekal Sebelum Kabur   

 

AKURAT.CO - Ketidakhadiran Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya lantaran dinas di Aceh adalah mengada-ada.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan berdasarkan data, roadshow bus KPK dimulai tanggal 9 sampai dengan 12 November 2023. Jadi, kata dia, Firli masih ada waktu untuk menghadiri pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada hari ini, Selasa (7/11/2023).

“Pak Firli semestinya bisa berangkat besok, ada siang, atau pagi bahkan. Toh beliau nggak harus hadir tanggal 9,” kata Boyamin dalam keterangan kepada wartawan.

Kalau pun harus hadir pada tanggal 9 November, kata Boyamin, bisa pagi, siang atau sore hari. Sebab, berdasarkan pengecekan jadwal penerbangan yang dilakukan dirinya, untuk penerbangan pagi ada dari Jakarta-Medan, kemudian Medan langsung Aceh.

“Jadi, Pak Firli datang, tiba di Aceh siang, masih bisa mengikuti bus itu siang hari, atau tanggal 10, tanggal 11, tanggal 12, mana yang dipilih gitu,” kata Boyamin.

Baca Juga: Rumah Alex Uban Disewa Firli, Kental Nuansa Gratifikasi

“Jadi, berdasarkan data tersebut, sebenarnya alasan Pak Firli dinas ke Aceh itu mengada-ada. Justru yang megada itu adalah memang pimpinan KPK dengan segala aktivitasnya tersebut,” kata Boyamin.

Boyamin juga menyebut jika Firli sebenarnya jarang ikut kegiatan bus KPK tersebut. Menurutnya, justru wakil ketua KPK yang biasanya ikut.

“Jadi menurut saya ini hanya alasan untuk menghindari pemanggilan hari ini, dan saya kembali kepada pernyataan saya sebelumnya, adalah penyidik Polda bisa melanjutkan, meneruskan untuk gelar perkara, penetapan tersangka atau upaya menjemput paksa,” kata dia.

Namun sebelum pada tahap itu, menurut Boyamin perlu dilakukan pencekalan selama 6 bulan terlebih dahulu, kepada pihak-pihak terkait. Hal itu guna mengantisipasi kaburnya pihak-pihak ke luar negeri. Sebab, kata dia, dari Aceh atau Medan bisa ke Singapura atau Malaysia.

“Tapi kita serahkan sepenuhnya kepada penyidik Polda,” kata dia.

Ketua KPK Firli Bahuri dipastikan tidak memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya. Firli sejatinya akan diperiksa terkait dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

Akan tetapi, menurut Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Ketua KPK ada kegiatan di Aceh.

“Ada kegiatan di Aceh dalam rangka Roadshow Bus KPK dan juga Hakordia di Aceh,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, kemarin.

Ali memastikan surat ketidakhadiran sudah dikirimkan komisi antirasuah ke Polda Metro Jaya. Sebab, Firli tak mungkin hadir mengingat sedang di luar kota.

Baca Juga: Firli Bahuri Kembali Diperiksa Sehari Sebelum Ulang Tahun

“Sudah berkirim surat untuk mengkonfirmasi gitu ya ketidakhadirannya. Jadi bisa dibedakan ya teman-teman antara mangkir dengan konfirmasi,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya sedang mengusut dugaan pemerasan oleh Pimpinan KPK terhadap Syahrul. Untuk mengusut dugaan ini ada beberapa saksi yang juga sudah dimintai keterangan yakni, Syahrul Yasin Limpo, sopir dan ajudan pribadi SYL, Wakil Ketua KPK periode 2007-2011 Mochammad Jasin.

Kemudian, Wakil Ketua KPK periode 2015-2019 Saut Situmorang, Direktur Pelayanan Pelaporan dan Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK Tomi Murtomo, Aide de Camp (ADC) atau ajudan Ketua KPK Kevin Egananta, dan Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar yang juga merupakan suami keponakan SYL.

Firli juga sudah diperiksa beberapa waktu lalu. Ia kemudian dipanggil lagi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
Reporter
Oktaviani
A