Komisi I DPR Bakal Panggil Panglima TNI Soal Serangan KKB Terbaru di Yahukimo

AKURAT.CO Komisi I DPR RI berencana untuk memanggil Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, serta jajaran, guna meminta penjelasan atas dugaan pembantaian oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua.
Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto, mulanya menekankan bahwa perlu kehati-hatian dalam menyikapi insiden seperti ini.
"Nah itu yang kita akan tanyakan juga. Tapi dari orang seperti saya, selalu harus hati-hati. Kan kebenarannya yang paling tahu tentu Saudara Panglima TNI dan KASAD, dan Pangdam di Cendrawasih sana, dan teman-teman Polres sana," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/4/2025).
"Jadi saya menahan diri untuk tidak berkomentar. Berkomentar yang apapun akan menambah dampak. Nah kita tunggu dulu sampai mereka kita undang," tambahnya.
Baca Juga: Nurul Arifin Desak Aparat Bongkar Dalang Penyerangan KKB di Yahukimo: Hentikan Teror, Bertindak Tegas!
Dia juga menegaskan, bahwa tujuan memanggil Panglima TNI bukan untuk mencari pembenaran, melainkan memperbaiki jika ada kekeliruan.
"Kita akan undang. Jadi nanti mudah-mudahan sikap pejabat kita juga gitu atas kesalahan kita memperbaiki. Bukan klarifikasi. Klarifikasi itu mencari seribu alasan. Ini juga kepada kalian jurnalis, terhadap kesalahan kalian juga jangan klarifikasi, tapi perbaiki," tandasnya.
Diketahui, penyerangan oleh KKB terjadi pada 6-7 April 2025 di area pendulangan Lokasi 22 dan Muara Kum, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Sebanyak 11 warga tewas dan 2 lainnya disandera, oleh kelompok yang diduga merupakan bagian dari Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama. Polisi telah mengerahkan tim khusus untuk memburu para pelaku.
Sementara itu, sebanyak 35 penambang berhasil menyelamatkan diri dan kini berada di bawah pengamanan aparat TNI-Polri di Kampung Mabul, Distrik Koroway, Kabupaten Asmat.
Delapan orang lainnya dilaporkan masih terpisah dan belum diketahui keberadaannya. Jumlah warga yang mengungsi juga terus bertambah. Hingga kini, tercatat 125 korban selamat telah dievakuasi ke Kabupaten Asmat, Papua Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








