Menko Yusril: Pemulangan Reynhard Sinaga Bukan Prioritas Pemerintah

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan pemulangan terpidana kasus pemerkosaan yang dihukum seumur hidup oleh Pengadilan Manchaster, Inggris, Reynhard Sinaga, bukan prioritas pemerintah.
"Reynhard itu sudah saya jawab, tidak menjadi prioritas bagi kita (pemerintah) ya," ujar Yusril sebelum menghadiri rapat bersama Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/2/2025).
Dia mengatakan, Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri masih banyak yang menghadapi masalah, dan memiliki urgensi yang tinggi ketimbang kasus Reynhard Sinaga.
Baca Juga: Foto Wajah Predator Seks Reynhard Sinaga Babak Belur, Viral
"Karena kita mengahdapi banyak sekali kasus-kasus serupa yang terjadi di Saudi Arabia, maupuan juga di Malaysia dan itu lebih prioritas kita selesaikan," pungkasnya.
Sebagai informasi, Reynhard Sinaga merupakan WNI yang dijatuhi hukuman seumur hidup karena melakukan pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap laki-laki di Inggris. Baru-baru ini, dia dikabarkan dapat dipulangkan untuk menjalani sisa hukuman seumur hidupnya di penjara.
Reynhard Sinaga, dihukum pada tahun 2020 karena membius dan memperkosa 48 pria, yang dia bujuk kembali ke apartemennya dari bar di kota Manchester. Dia kemudian akan membius mereka dan merekam pelecehan seksual di teleponnya.
Kejahatannya, menjadikannya dijuluki pemerkosa paling produktif dalam sejarah hukum Inggris, menurut Crown Prosecution Service.
Reynhard Sinaga dikabarkan melakukan kejahatan seksual terhadap 206 pria selama satu dekade, meski puluhan korbannya belum teridentifikasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








