Stop! Jangan Sebar Video Syur Guru dan Murid di Gorontalo, Bisa Terkena UU ITE

AKURAT.CO Media sosial kini tengah dihebohkan dengan beredarnya video syur guru dan murid di Gorontalo.
Meskipun hanya berupa potongan, video syur guru dan murid di Gorontalo tersebut telah menjadi trending topik di X dengan keyword 'guru', yang tercatat saat ini sudah 82.600 lebih tweet.
Baca Juga: Viral Video Oknum Guru dan Siswi di Gorontalo, Apa Hukum Menyebarkan Video Syur menurut Islam?
Hingga saat ini masih banyak netizen yang meminta link video syur guru dan murid di Gorontalo tersebut.
Padahal, menyebarkan konten yang mengandung unsur kesusilaan bisa terkena pelanggaran UU ITE.
Ketentuan soal penyebaran konten yang melanggar norma kesusilaan Ini diatur dalam Pasal 27 Ayat 1 UU ITE Nomor 19 Tahun 2016.
Adapun pasal tersebut berbunyi:
"Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan".
Sementara, ancaman hukum bagi pelanggar pasal tersebut tertuang dalam Pasal 45 UU ITE, yakni:
"Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)".
Video Syur Guru dan Siswa di Gorontalo Telah Dilaporkan
Oknum guru yang viral karena video syur dengan seorang siswinya telah dilaporkan ke pihak berwajib oleh keluarga korban.
Wakapolres Gorontalo, Kompol Ryan D Hutagalung, menambahkan bahwa laporan tersebut diterima kemarin, dan pelapor adalah paman dari siswi tersebut.
"Iya om dari siswi itu melaporkan dan sudah kami terima laporan itu," kata Ryan dikutip pada Rabu (25/9/2024).
Menurut Ryan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
"Kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi atas dugaan tersebut," lanjutnya.
Di sisi lain, Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gorontalo, Brigadir Jabal Nur mengatakan bahwa dari hasil penelusuran awal, unit PPA menemukan bahwa keduanya diduga telah menjalin hubungan asmara dalam waktu yang cukup lama.
“Guru dan siswa ini dari informasi awal yang kami dapat sudah memiliki huhungan asmara sejak tahun 2022,” katanya.
Baca Juga: Ramai Video Syur Guru dan Siswa di Gorontalo, Ini Larangan Menyebarkan Video Syur dalam Islam
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








