Polisi Sudah Autopsi Napi yang Tewas Dikeroyok di Lapas Bulak Kapal

AKURAT.CO Seorang narapidana berinisial ZAN (26) tewas di kamar sel Lapas Kelas IIA Bulak Kapal, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (19/5/2024). ZAN yang berasal dari Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, diduga tewas dikeroyok.
Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota, AKBP Muhamad Firdaus mengatakan, saat ini keluarga korban telah membuat laporan polisi. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/964/V/2024/SPKT.Satreskrim/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Lagi di Malaysia, WNA Pacar Wanita yang Tewas di Kamar Mandi Kost Belum Diperiksa
"Saat ini masih dalam proses penyidikan yang mana terlapor (pihak keluarga korban) sudah membuat laporan polisi," katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (5/7/2024).
Selain itu, polisi juga telah melakukan ekshumasi dan autopsi terhadap jasad korban di tempat pemakamannya yang terletak di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
"Hasil autopsi dari kegiatan ekshumasi belum keluar. Kami akan koordinasi dulu dengan tim dokter dari RS Bhayangkara Medan," tukasnya.
Sementara ini, sejumlah saksi telah diperiksa untuk membuat kasus ini terang benderang. Diantaranya dari pihak keluarga terdapat dua orang, yakni adik kandung dan saudara korban.
"Dan dari lapas sudah diperiksa dua orang dan tahanan satu sel juga sudah diperiksa, lima orang saksi yang diperiksa," tutup Firdaus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 6Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 7Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel







