Hadapi 297 Sengketa Pileg 2024, KPU Sewa Pengacara dari 8 Firma Hukum

AKURAT.CO Jelang bergulirnya sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pileg 2024, KPU sebagai pihak termohon akan menghadapi 297 gugatan.
Ratusan gugatan ini akan disidangkan Mahkamah Konstitusi mulai Senin (29/4/2024).
Ketua Koordinator Divisi Hukum KPU, Mochammad Afifuddin, mengatakan, pihaknya menyewa delapan pengacara untuk membantu menghadapi sengketa Pileg 2024 di persidangan.
"Ada delapan kuasa hukum yang kami pakai. Kami sudah berbagi dengan masing-masing kuasa hukum untuk penanganannya," katanya di Kantor DKPP, Jakarta, Jumat (26/4/2024).
Baca Juga: Bawaslu Bersiap Hadapi 270 Sengketa Pileg 2024
Afif menjelastkan, firma hukum yang disewa KPU yaitu HICON Law & Policy Strategies, AnP Law Firm (Ali Nurdin and Partners), Nurhadi Sigit Law Office, Dr. Muhammad Rullyandi Pengacara dan Konsultan Hukum, Law Office Saleh & Partners, Law Office Joshua Viktor, Kantor Advokat Pieter Ell dan Associates serta Bengawan Law Firm.
Dia mengungkapkan, KPU tengah memantau perkara yang terdaftar di MK. Sebab, KPU hingga kini belum mendapat surat resmi pemberitahuan perkara sengketa pileg.
"Yang sudah dilakukan melihat website-nya MK. Tapi kami masih menunggu surat resminya," ujar Afif.
Sebagai informasi, MK akan memulai persidangan PHPU Pileg 2024 terhitung sejak Senin pekan depan dengan waktu kerja selama 30 hari untuk memutus masing-masing perkara.
Baca Juga: Hasil Pileg 2024: PDIP Raup Suara Terbanyak, PPP Gagal ke Senayan
Dalam hal ini, MK sudah menargetkan akan merampungkan seluruh perkara sengketa PHPU Pileg pada 10 Juni 2024.
Oleh karena itu, rencananya sembilan Hakim Konstitusi akan dibagi dalam tiga panel sehingga setiap perkara nantinya akan disidangkan oleh tiga hakim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






