Polisi Gandeng KPAI dan Komnas Anak Tangani Kasus Pencabulan Oleh Oknum Damkar

AKURAT.CO Polisi akan terus berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait kasus pegawai honorer Damkar berinisial SN, yang diduga mencabuli anak kandungnya di Jakarta Timur.
"Dalam rangka penyelidikan, penyelidik juga telah berkomunikasi dengan PPPA DKI Jakarta, KPAI dan juga telah berkoordinasi dengan Komnas Anak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, dikutip Selasa (26/3/2024).
Menurutnya, saat ini proses penyelidikan masih berlangsung. Pihaknya juga telah meminta klarifikasi kepada sejumlah saksi, salah satunya nenek dari korban.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Oknum Petugas Damkar Cabuli Anak Kandungnya yang Berusia 5 Tahun
Ade Ary menegaskan, pihak kepolisian komitmen akan mengusut tuntas kasus tersebut. "Saat ini penyelidikan masih berlangsung mohon waktu, komitmen penyelidik untuk menangani kasus ini sesuai SOP yang berlaku," tegasnya.
Sebelumnya, oknum petugas Damkar Jakarta Timur diduga mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berusia 5 tahun. Lantas, ibunda korban sekaligus mantan istri pelaku tak terima dan melaporkan kejadian ini ke Polda Metro Jaya.
Kombes Ade Ary pun membenarkan adanya kejadian tersebut. Laporan ini diterimanya pada 6 Februari 2024 lalu.
"Peristiwa yang dilaporkan adalah pencabulan kepada anak di bawah umur. Terlapornya SN," kata Ade Ary kepada wartawan, Rabu (20/3/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








