Pernyataan Firli Soal Serangan Balik Koruptor Mengada-ada
Oktaviani | 20 November 2023, 17:55 WIB

AKURAT.CO Langkah Ketua KPK, Firli Bahuri, menggunakan lembaganya sebagai sarana konferensi pers terkait kasus pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menuai kritik.
Eks penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, mengkritik Firli yang selalu mengklaim diserang balik oleh koruptor. Dia meminta Firli berhenti menggunakan institusi KPK untuk membela diri.
"Pernyataan ada koruptor yang menyerang balik sebagai omongan tanpa dasar dan mengada-ada. Justru harusnya Firli introspeksi diri dan mundur saja dari jabatannya. Biarkan orang lain yang meneruskan upaya pemberantasan korupsi," jelasnya kepada wartawan, Senin (21/11/2023).
Menurut Yudi, ada kepanikan di balik konferensi pers yang digelar Firli lantaran proses penyidikan di Polda Metro Jaya semakin menemukan hal baru.
"Misal Rumah Kertanegara Nomor 46, hampir 100 orang, baik itu saksi atau ahli diperiksa. Rumah digeledah dan dokumen disita," ujarnya.
Konferensi pers, kata Yudi, bukanlah pembelaan di depan hukum. Karena itu, ia meminta Firli untuk bersabar sampai penyidik Polda Metro Jaya menetapkan tersangka dalam kasus pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo.
"Berdasarkan pengalaman saya sebagai penyidik, penyidik Polda Metro Jaya telah bekerja secara profesional, mulai dari proses penyelidikan hingga penyidikan," ujarnya.
Sebelumnya, Firli Bahuri secara mendadak menggelar konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin pagi. Dalam kesempatan itu, Firli mengklaim, tidak pernah melakukan pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo.
Pensiunan jenderal bintang tiga itu juga menyatakan tidak pernah terlibat praktik suap dalam penanganan perkara di KPK.
Selain itu, Firli menyatakan tidak akan mundur menghadapi situasi yang dianggapnya sebagai serangan balik koruptor.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







