PPP Usulkan Satgas Judi Online Di Bawah Komando Mahfud MD

AKURAT.CO Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai saat ini Indonesia masuk sebagai negara darurat judi online.
Untuk itu, pemerintah perlu membentuk satuan tugas (satgas) yang akan memberantas judi online.
Sekretaris Fraksi PPP DPR, Achmad Baidowi, menginginkan satgas tersebut dibentuk dan diisi oleh lintas-sektoral, baik dari institusi Polri, pemerintah maupun masyarakat.
Dia berharap satgas tersebut bisa dikomandoi langsung oleh Menko Polhukam, Mahfud MD.
"Kami Fraksi PPP mengusulkan pembentukan satgas pemberantasan judi online. Satgas terdiri lintas sektoral dan instansi baik Polri, Kominfo, OJK, PPATK dan masyarakat," jelasnya kepada wartawan, Kamis (7/9/2023).
"Kami ingin satgas ini di bawah langsung Menko Polhukam, Mahfud MD," sambung Awiek, sapaan akrabnya.
Dia menjelaskan, berdasarkan data penelusuran Drone Emprit, Indonesia menjadi pengguna judi online jenis slot dan gacor yang paling banyak di dunia. Awiek khawatir kondisi ini akan semakin parah jika tidak ada tindakan tegas dari pemerintah.
"Jumlah tersebut akan terus naik jika tanpa ada tindakan tegas pemerintah. Apalagi saat ini pun banyak korban berjatuhan, termasuk dari masyarakat bawah," tuturnya.
Berdasarkan laporan PPATK tahun 2022, ada Rp155 triliun yang diduga bagian transaksi mencurigakan dari judi online dan jumlahnya diprediksi akan naik pada 2023 hingga Rp200 triliun.
"Maka, melihat data pengguna judi dan juga data nilai transaksi yang cukup fantastis, PPP meminta pemerintah untuk gerak cepat memberantasnya. Jika perlu ada sikap tegas pemerintah tentang perang melawan judi," pungkas Awiek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







