Akurat Logo

Megawati Ingin KPK Dibubarkan, Gerindra Justru Lihat Kinerja Bagus

Abror | 23 Agustus 2023, 08:48 WIB
Megawati Ingin KPK Dibubarkan, Gerindra Justru Lihat Kinerja Bagus

AKURAT.CO Partai Gerindra menanggapi usulan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi dibubarkan karena kinerjanya dinilai tak efektif.

Wakil Ketua Umum Gerindra, Habiburokhman, menyebut usulan itu sebagai hal wajar, terlebih disampaikan oleh Presiden Ke-5 RI.

Namun sebaliknya, ia justru melihat KPK sudah menjalankan tugas-tugasnya dengan baik selama ini.

"Kalau mau mengkritik KPK siapa pun berhak. Tapi kalau saya pribadi melihat KPK saat ini sangat sangat baik posisinya," kata Habiburokhman, dikutip Rabu (23/8/2023).

Wakil Ketua Komisi III DPR itu menilai, saat ini KPK justru sedang berada di periode terbaik. Terlebih saat lembaga antirasuah dikomandoi oleh Firli Bahuri.

"Edukasi jalan lancar, pencegahan berjalan lancar, penindakan juga tetap berjalan lancar, saya pikir ini salah satu edisi KPK terbaik ya. Pak Firli ini salah satu edisi KPK terbaik," jelas Habiburokhman.

Terkait usulan pembubaran KPK sendiri, Habiburokhman enggan berprasangka buruk. Sebab, ia meyakini ada maksud baik yang ingin disampaikan Megawati karena merupakan sosok yang sangat antikorupsi.

"Bu Mega adalah sosok yang sangat antikorupsi. Beliau kalau nggak salah, di era beliau KPK itu lahir, beliau yang menandatangani undang-undangnya pertama kali," pungkasnya.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri mengaku pernah meminta Presiden Joko Widodo untuk membubarkan KPK lantaran kinerjanya yang sudah tidak efektif.

"Saya sampai kadang-kadang bilang ama Pak Jokowi 'Udah deh bubarin aja KPK itu, Pak, menurut saya enggak efektif," katanya di acara Sosialisasi Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila di Jakarta, Senin (21/8/2023).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Abror
W
Editor
Wahyu SK