Akurat Logo

Kemenag Gelar Lomba Santri Menulis Surat untuk Presiden, yang Terbaik Akan Disamlaikan ke Prabowo

Lufaefi | 24 September 2026, 06:30 WIB
Kemenag Gelar Lomba Santri Menulis Surat untuk Presiden, yang Terbaik Akan Disamlaikan ke Prabowo
Hari Santri Nasional 2026 - Istimewa

AKURAT.CO Ada cara unik yang disiapkan Kementerian Agama (Kemenag) untuk memberi ruang kepada santri menyampaikan gagasan tentang masa depan Indonesia. Melalui program “Surat Santri untuk Presiden”, para santri diajak menulis surat yang nantinya dapat disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri 2026 yang diluncurkan Kemenag di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Sayembara berlangsung mulai 22 September hingga 8 Oktober 2026. Para santri dapat menuangkan gagasan, harapan, maupun pandangan mereka melalui tulisan dengan tiga tema yang telah ditentukan.

Ketiga tema tersebut mencakup pendidikan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kesejahteraan rakyat.

Kemenag menyatakan karya terbaik dalam sayembara tersebut akan disampaikan kepada Presiden Prabowo. Para pemenang juga akan mendapatkan kesempatan untuk menghadiri salah satu agenda dalam rangkaian peringatan Hari Santri 2026.

Baca Juga: Logo Hari Santri 2026, Ini Link Download dan Filosofinya

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, Presiden Prabowo telah mengetahui program tersebut. Informasi mengenai rangkaian kegiatan Hari Santri, termasuk program surat santri, telah disampaikan secara langsung ketika keduanya bertemu di Gontor.

“Pokoknya Bapak Presiden sangat well informed tentang program santri ini,” ujar Nasaruddin dalam keterangan yang disampaikan pada Rabu (23/9/2026).

Tema Hari Santri 2026

Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Menurut Nasaruddin, Hari Santri bukan hanya momentum seremonial, tetapi juga kesempatan untuk kembali mengingat kontribusi ulama dan santri dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Ia menyinggung peran santri dalam perjuangan bangsa, termasuk semangat jihad yang kemudian dituangkan melalui Resolusi Jihad.

“Peran ulama, peran yang kita kenal dengan jihad santri itu yang disalurkan dengan Resolusi Jihad, dahsyat sekali,” kata Nasaruddin.

Selain program Surat Santri untuk Presiden, Kemenag telah menyiapkan sejumlah agenda lain untuk memeriahkan Hari Santri 2026.

Di antaranya Santri Vision yang akan menjadi ruang untuk menampilkan karya dan inovasi dari lingkungan pesantren. Ada pula Expo Kemandirian Pesantren yang dirancang untuk memperkenalkan berbagai produk dan potensi usaha pesantren kepada masyarakat.

Puncak peringatan Hari Santri dijadwalkan berlangsung melalui Upacara Hari Santri pada 22 Oktober 2026.

Rangkaian kegiatan kemudian akan ditutup dengan Malam Bakti Pesantren untuk Negeri pada 24 Oktober 2026.

Baca Juga: Catat! Ini Jadwal dan Rangkaian Kegiatan Hari Santri 2026

Program Surat Santri untuk Presiden menjadi salah satu agenda yang memberikan ruang bagi santri untuk menyampaikan gagasan secara langsung melalui tulisan. Tema yang dipilih juga memperlihatkan bahwa aspirasi santri tidak hanya berkaitan dengan kehidupan pesantren, tetapi mencakup persoalan pendidikan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui tulisan tersebut, para santri diharapkan dapat menyampaikan pandangan mereka tentang masa depan Indonesia sekaligus menunjukkan bahwa pesantren memiliki perhatian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi bangsa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi