Langkah Islami Selamat dari Gempa Megathrust yang Mengkhawatirkan

AKURAT.CO Isu mengenai potensi gempa megathrust kembali menjadi perhatian masyarakat. Narasi tentang kemungkinan terjadinya gempa besar, termasuk yang dikaitkan dengan zona Megathrust Selat Sunda, beredar luas dan memunculkan kekhawatiran.
Di tengah situasi tersebut, masyarakat perlu memahami bahwa potensi gempa tidak sama dengan prediksi bahwa bencana pasti terjadi pada waktu tertentu. Gempa bumi hingga kini belum dapat diprediksi secara tepat mengenai kapan, di mana, dan seberapa besar kekuatannya.
Karena itu, masyarakat tidak perlu larut dalam kepanikan. Informasi mengenai potensi gempa sebaiknya menjadi pengingat untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam Islam, keselamatan manusia merupakan sesuatu yang harus diupayakan. Doa menjadi bagian penting dari ikhtiar spiritual, tetapi harus berjalan bersama usaha nyata.
Salah satu doa perlindungan yang diajarkan Rasulullah SAW adalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ وَالْحَرَقِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa reruntuhan, dari jatuh, dari tenggelam dan terbakar, serta aku berlindung kepada-Mu dari gangguan setan ketika kematian.”
Baca Juga: Ramai Isu Gempa Megathrust, Begini Cara Islam agar Kita Jauh dari Musibah
Doa tersebut diriwayatkan dalam Sunan Abi Dawud. Walaupun tidak secara khusus menyebut gempa bumi, doa ini mengandung permohonan perlindungan dari berbagai bahaya, termasuk tertimpa reruntuhan.
Selain berdoa, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
Artinya: “Dan Allah tidak akan menghukum mereka sedang mereka memohon ampun.” (QS. Al-Anfal: 33).
Istighfar dapat menjadi bentuk introspeksi dan penguatan spiritual ketika seseorang menghadapi ketidakpastian. Namun, ayat tersebut tidak boleh dipahami sebagai jaminan bahwa orang yang beristighfar pasti terbebas dari seluruh bencana. Musibah merupakan bagian dari kehidupan manusia dan tidak selalu dapat dikaitkan secara sederhana dengan dosa seseorang.
Al-Qur'an justru mengajarkan manusia untuk menghadapi berbagai ujian dengan kesabaran. Allah SWT berfirman:
وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
Artinya: “Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 155).
Ayat tersebut menunjukkan bahwa ketakutan dan berbagai bentuk kehilangan merupakan bagian dari ujian kehidupan. Karena itu, ketika mendengar kabar mengenai potensi gempa, seorang Muslim tidak seharusnya kehilangan kendali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 6Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 7Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 8Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar




