Akurat Logo

IKA PMII UI Dorong Munculnya Figur Alternatif Jelang Muktamar NU, Sebut Gus Hery Layak Pimpin PBNU

Lufaefi | 3 Juli 2026, 06:46 WIB
IKA PMII UI Dorong Munculnya Figur Alternatif Jelang Muktamar NU, Sebut Gus Hery Layak Pimpin PBNU
Logo Nahdlatul Ulama (Instagram @nuonline)

AKURAT.CO Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Indonesia (IKA PMII UI) mendorong hadirnya figur alternatif dalam bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35 NU. Organisasi tersebut juga mengajak seluruh elemen NU menjaga persatuan di tengah dinamika persiapan Muktamar.

Ketua IKA PMII UI, Alfanny, mengatakan pihaknya mencermati berbagai dinamika yang berkembang menjelang Muktamar, termasuk perbedaan pandangan terkait penentuan lokasi penyelenggaraan. Menurutnya, persoalan tersebut seharusnya diselesaikan melalui dialog dan musyawarah agar tidak berdampak pada citra organisasi.

"Publik dan masyarakat awam sulit memahami bagaimana faksi-faksi di NU sulit menyepakati hal-hal yang tidak mendasar seperti lokasi tempat muktamar. Ini merugikan citra NU di mata publik," ujar Alfanny dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2026).

Ia menilai, dinamika yang berkepanjangan membuka ruang bagi munculnya figur baru yang dapat diterima berbagai kalangan di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Baca Juga: PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Final Diputuskan 7 Juli

"Polarisasi yang berlarut-larut dan belum ada titik temunya hingga saat ini mendorong IKA PMII UI mendorong lahirnya figur baru yang tidak terkait konflik saat ini," katanya.

Dalam kesempatan itu, Alfanny menyebut Hery Haryanto Azumi atau Gus Hery sebagai salah satu sosok yang dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin PBNU. Menurutnya, Gus Hery memiliki pengalaman organisasi yang kuat, termasuk pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar PMII, serta memiliki jaringan yang luas.

"Gus Hery adalah salah satu figur muda NU yang layak memimpin PBNU. Selain pernah dipercaya sebagai Ketua Umum PB PMII, Gus Hery memiliki networking yang luas dan punya visi jelas tentang masa depan NU di tengah konstelasi kebangsaan dan geopolitik global," ujarnya.

Selain menyoroti figur kepemimpinan, IKA PMII UI juga mengingatkan pentingnya agenda penguatan sumber daya manusia (SDM) di tubuh Nahdlatul Ulama. Alfanny menyebut organisasi alumninya pernah menggagas Visi 1 Abad NU pada 2013 yang melahirkan konsep Trilogi Pembangunan Manusia NU di bidang pendidikan, kesehatan, dan kebudayaan.

"Alumni PMII UI telah menggagas Visi 1 Abad NU pada 2013 yang menelurkan Trilogi Pembangunan Manusia NU, yaitu pendidikan, kesehatan, dan kebudayaan," tuturnya.

Baca Juga: Jelang Muktamar ke-35 NU, Muncul Narasi Tiga Kubu; PBNU Belum Putuskan Lokasi Penyelenggaraan

Ia berharap siapa pun yang terpilih sebagai Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 nantinya tetap menjadikan pembangunan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas organisasi.

"Kami harap Gus Hery atau siapa pun Ketua Umum PBNU mendatang juga memiliki visi yang sejalan dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia di lingkungan NU," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi