KH Yahya Cholil Staquf Buka Munas Alim Ulama dan Konbes PBNU di Ploso Kediri, Ini Isi Pesannya

AKURAT.CO Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Yahya Cholil Staquf, secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU yang digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur.
Acara pembukaan dihadiri jajaran pimpinan PBNU, para kiai sepuh, serta sejumlah tokoh nasional. Di antaranya Mustasyar PBNU KH Nurul Huda Jazuli (Pengasuh PP Al-Falah Ploso), KH Ma’ruf Amin, KH Said Aqil Siradj, KH Musthofa Bisri, serta Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar.
Hadir pula Menteri Agama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Gubernur Jawa Timur, serta para pimpinan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia. Sejumlah rombongan Pengurus Cabang NU (PCNU) juga turut hadir melalui dukungan mandiri dari PWNU masing-masing.
Baca Juga: Aturan Baru Pengelolaan Tambang NU Akan Dibahas dalam Munas-Konbes 2026
Dalam sambutannya, KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berkumpulnya para ulama dan kiai sepuh dalam forum permusyawaratan tertinggi organisasi. Ia menekankan pentingnya keberkahan ilmu dan bimbingan para masyayikh sebagai fondasi dalam berkhidmat di tubuh NU.
“Kita termasuk generasi yang beruntung masih dapat bertemu para masyayikh, ulama yang memiliki maqam ilmu, ketakwaan, serta keteladanan,” ujar Yahya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketulusan khidmat dalam organisasi serta mempersiapkan agenda besar NU ke depan, termasuk menuju pelaksanaan Muktamar NU ke-35.
Menurutnya, seluruh energi dan gagasan perlu diarahkan untuk kemaslahatan jam’iyah Nahdlatul Ulama, dengan tetap menjaga nilai musyawarah, kejujuran, dan kedamaian dalam setiap proses organisasi.
Mengutip pesan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, ia menegaskan pentingnya memasuki organisasi dengan cinta, persaudaraan, dan semangat kebersamaan.
Pada akhir sambutannya, KH Yahya juga menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Al-Falah Ploso sebagai tuan rumah kegiatan, yang dinilai memberikan suasana spiritual yang kuat dalam pelaksanaan Munas dan Konbes PBNU.
Baca Juga: Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Dipilih Jadi Lokasi Munas-Konbes NU 2026, Ini Alasannya
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini membawa keberkahan dan hasil terbaik bagi masa depan jam’iyah NU,” ujarnya.
Kegiatan Munas Alim Ulama dan Konbes PBNU ini menjadi bagian penting dari konsolidasi organisasi menjelang agenda besar PBNU pada periode khidmat 2021–2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK





