Akurat Logo

Lebih dari 1,6 Juta Jemaah Haji Wukuf di Arafah, Suasana Khusyuk Warnai Puncak Haji 2026

Lufaefi | 26 Mei 2026, 16:14 WIB
Lebih dari 1,6 Juta Jemaah Haji Wukuf di Arafah, Suasana Khusyuk Warnai Puncak Haji 2026
Jemaah Haji Jelang Wukuf di Arafah (Akurat.co)

AKURAT.CO Lebih dari 1,6 juta jemaah haji dari berbagai negara berkumpul di Padang Arafah, Makkah, Arab Saudi, untuk menjalankan prosesi wukuf pada Selasa (26/5/2026). Suasana penuh doa, zikir, dan penghambaan kepada Allah SWT mewarnai pelaksanaan puncak ibadah haji tahun ini.

Sejak subuh 9 Zulhijjah 1447 Hijriah, para jemaah mulai memasuki kawasan Arafah. Mereka menghabiskan waktu dengan membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, dan melakukan berbagai ibadah hingga matahari terbenam sesuai tuntunan syariat haji.

Dalam ajaran Islam, wukuf di Arafah merupakan inti dan puncak pelaksanaan ibadah haji. Rasulullah SAW bersabda:

“Al-hajju Arafah” — “Haji adalah Arafah.”

Baca Juga: 7 Amalan di Hari Arafah yang Pahalanya Setara dengan Ibadah Haji

Hari Arafah juga dikenal sebagai salah satu hari paling mulia dalam kalender Islam. Para ulama menyebut hari tersebut sebagai momentum turunnya rahmat, ampunan, dan pembaruan spiritual bagi umat Muslim.

Selain memiliki nilai ibadah yang tinggi, Arafah juga menyimpan sejarah penting dalam Islam. Di tempat inilah Rasulullah SAW menyampaikan khutbah wada’ atau khutbah perpisahan pada tahun 632 Masehi, yang berisi pesan tentang keadilan, persaudaraan, kesetaraan, serta penghormatan terhadap jiwa dan harta manusia.

Menjelang waktu Zuhur, khutbah Arafah kembali disampaikan kepada para jemaah sebagai pengingat akan kemuliaan hari tersebut. Setelahnya, jemaah melaksanakan salat Zuhur dan Asar secara jamak dan qasar mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.

Sepanjang hari, jutaan jemaah tampak khusyuk mengangkat tangan memanjatkan doa, melafalkan talbiyah dan takbir, serta memohon ampunan kepada Allah SWT.

Kawasan Arafah yang berada sekitar 20 kilometer tenggara Kota Makkah menjadi lautan manusia berpakaian ihram putih. Salah satu titik yang paling ramai dipadati jemaah adalah Jabal Rahmah atau Gunung Rahmat, lokasi yang diyakini sebagai tempat bertemunya kembali Nabi Adam AS dan Siti Hawa.

Sebelum menuju Arafah, para jemaah terlebih dahulu menjalani Hari Tarwiyah di Mina sebagai bagian dari persiapan spiritual dan fisik menghadapi fase puncak ibadah haji.

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah, Pemerintah Arab Saudi menerapkan pengamanan dan sistem operasional berskala besar. Pengaturan arus jemaah, layanan kesehatan, transportasi, hingga unit tanggap darurat disiagakan di seluruh area suci.

Baca Juga: Timwas DPR Temukan Keluhan Jemaah Jelang Wukuf, Hidayat Nur Wahid Tagih Janji Layanan Haji

Otoritas kesehatan Arab Saudi juga meningkatkan kewaspadaan menyusul suhu udara yang dilaporkan melebihi 45 derajat Celsius. Para jemaah diimbau menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak minum air dan menghindari paparan langsung sinar matahari dalam waktu lama.

Setelah matahari terbenam, jemaah dijadwalkan bergerak menuju Muzdalifah untuk melaksanakan salat Magrib dan Isya secara jamak dan qasar, sekaligus bermalam sebelum melanjutkan rangkaian ibadah pelemparan jumrah di Mina pada hari berikutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi