7 Amalan di Hari Arafah yang Pahalanya Setara dengan Ibadah Haji

AKURAT.CO Hari Arafah yang jatuh pada 9 Zulhijah menjadi salah satu hari paling mulia dalam Islam. Pada hari itu, jutaan jemaah haji melaksanakan wukuf di Padang Arafah sebagai puncak ibadah haji.
Sementara bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji, terdapat banyak amalan istimewa yang dianjurkan untuk dikerjakan karena memiliki pahala besar dan keutamaan luar biasa.
Rasulullah SAW menyebut Hari Arafah sebagai waktu terbaik untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Bahkan, sebagian amalan pada hari tersebut memiliki keutamaan yang sangat agung hingga disebut setara dengan pahala ibadah haji dalam sejumlah hadis tentang amal saleh.
Berikut tujuh amalan yang dianjurkan pada Hari Arafah.
Puasa Arafah
Puasa pada 9 Zulhijah menjadi salah satu amalan paling utama bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji. Rasulullah SAW bersabda:
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللّٰهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ
Artinya:
“Puasa pada Hari Arafah aku berharap kepada Allah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR Muslim)
Baca Juga: Musyrif Dini Minta Jemaah Perbanyak Doa dan Zikir Saat Wukuf di Arafah
Puasa Arafah menjadi amalan yang sangat dianjurkan karena mengandung keutamaan pengampunan dosa selama dua tahun.
Memperbanyak Doa
Hari Arafah dikenal sebagai waktu paling mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda:
خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ
Artinya:
“Sebaik-baik doa adalah doa pada Hari Arafah.” (HR Tirmidzi)
Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak munajat, memohon ampunan, kesehatan, rezeki, dan keselamatan dunia akhirat.
Memperbanyak Zikir dan Tahlil
Pada Hari Arafah, umat Islam dianjurkan memperbanyak tahlil, tahmid, tasbih, dan takbir. Salah satu bacaan utama yang dianjurkan ialah:
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Artinya:
“Tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Zikir tersebut merupakan kalimat tauhid yang sangat dianjurkan dibaca pada Hari Arafah.
Membaca Al-Qur’an
Hari Arafah juga menjadi momentum terbaik untuk memperbanyak tilawah Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an termasuk amal yang dicintai Allah SWT dan dapat menambah ketenangan hati serta pahala berlipat ganda di hari mulia.
Allah SWT berfirman:
إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ
Artinya:
“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada jalan yang paling lurus.” (QS Al-Isra: 9)
Memperbanyak Istighfar dan Tobat
Hari Arafah merupakan waktu terbaik memohon ampunan kepada Allah SWT. Rasulullah SAW menyebut bahwa pada hari tersebut Allah banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka.
مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللّٰهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ
Artinya:
“Tidak ada hari ketika Allah lebih banyak membebaskan hamba dari neraka selain Hari Arafah.” (HR Muslim)
Baca Juga: Wukuf Jadi Penentu Sah Haji, Jemaah Diminta Jaga Fisik dan Mental Jelang Armuzna
Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar dan tobat dengan penuh keikhlasan.
Bersedekah dan Membantu Sesama
Amalan sosial seperti sedekah juga sangat dianjurkan pada Hari Arafah. Membantu orang lain, memberi makan, atau berbagi kepada fakir miskin menjadi bentuk ibadah yang mendatangkan pahala besar.
Allah SWT berfirman:
وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ مِنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِنْدَ اللّٰهِ
Artinya:
“Apa saja kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, niscaya kamu akan mendapat balasannya di sisi Allah.” (QS Al-Baqarah: 110)
Bertakbir dan Mengagungkan Allah
Takbir pada Hari Arafah hingga hari tasyrik menjadi syiar yang dianjurkan dalam Islam. Umat Islam dianjurkan memperbanyak ucapan:
اللّٰهُ أَكْبَرُ اللّٰهُ أَكْبَرُ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَاللّٰهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Artinya:
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.”
Hari Arafah menjadi kesempatan besar bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Meski tidak sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, umat Islam tetap dapat meraih keutamaan besar melalui berbagai ibadah yang dianjurkan pada hari mulia tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik





