Menhaj Lepas Musrif Diny ke Tanah Suci, Siap Jadi Penjaga Kualitas Ibadah Jemaah Haji Indonesia

AKURAT.CO Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan para Musrif Diny di Terminal 3 Bandara Internasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (12/5/2026).
Keberangkatan tersebut menjadi bagian dari penguatan layanan bimbingan ibadah bagi jemaah haji Indonesia pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Dalam arahannya, Irfan Yusuf menegaskan bahwa Musrif Diny memiliki peran penting sebagai konsultan ibadah yang bertugas mendampingi jemaah selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
“Musrif Diny bukan sekadar pendamping ibadah, tetapi penjaga kualitas manasik jemaah. Mereka memiliki tugas mulia untuk memastikan ibadah haji dilaksanakan secara sahih, tertib, dan tetap memberi kemudahan bagi jemaah sesuai prinsip syariat,” ujar Menhaj.
Baca Juga: Di Negara Ini Ribuan Kuota Haji Tak Terserap, Kontras dengan Indonesia yang Antre Hingga 30 Tahun
Menurutnya, keberadaan Musrif Diny menjadi bagian penting dalam konsep Tri Sukses Haji yang kini diusung pemerintah. Pilar pertama yang menjadi fokus utama adalah sukses ritual, disusul sukses ekosistem ekonomi haji dan sukses peradaban serta keadaban.
“Dalam Tri Sukses Haji, Musrif Diny berada di garda penting untuk memastikan sukses ritual. Mereka bertugas menjaga kesucian ibadah, membimbing manasik secara sahih, serta memastikan jemaah memahami kemudahan-kemudahan syariat tanpa kehilangan makna spiritual haji,” katanya.
Menhaj juga menyoroti pentingnya pemahaman fikih taisir atau fikih kemudahan dalam layanan bimbingan ibadah. Hal itu dinilai sangat relevan mengingat kondisi jemaah Indonesia yang beragam, mulai dari lanjut usia hingga jemaah dengan keterbatasan kesehatan.
“Jemaah kita tidak semuanya berada dalam kondisi fisik yang sama. Ada lansia, ada yang memiliki keterbatasan kesehatan, dan ada situasi lapangan yang membutuhkan keputusan cepat. Di sinilah Musrif Diny harus hadir dengan pemahaman fikih yang kokoh, tetapi tetap adaptif dan memberi solusi,” tegasnya.
Ia menjelaskan, sejumlah skema layanan ibadah seperti Safari Wukuf Khusus, Murur di Muzdalifah, dan Tanazul di Mina membutuhkan pendampingan intensif dari para pembimbing ibadah agar jemaah memahami dasar hukum dan tata cara pelaksanaannya.
“Safari Wukuf, Murur, maupun Tanazul bukan sekadar pengaturan teknis. Di dalamnya ada landasan fikih yang harus dipahami dan disampaikan dengan baik kepada jemaah. Musrif Diny harus menjadi rujukan yang menenteramkan,” ujarnya.
Baca Juga: Dua WNI Kembali Ditangkap Polisi Saudi, Diduga Jual Layanan Haji Ilegal
Menutup arahannya, Menhaj meminta seluruh Musrif Diny menjaga integritas, kesabaran, dan keikhlasan selama bertugas di Tanah Suci. Ia berharap para pembimbing ibadah dapat hadir dekat dengan jemaah serta menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan haji yang profesional dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
“Kami berharap para Musrif Diny menjadi penguat layanan ibadah di Tanah Suci. Bimbinglah jemaah dengan ilmu, layani dengan hati, dan jadikan setiap pendampingan sebagai bagian dari pengabdian kepada umat,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9Aspirasi Buruh Berujung Solusi, DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan
- 10Kode 'DPR Minta Kopi' Muncul di Sidang Korupsi Kuota Haji









