Malam Lailatul Qadar Biasanya Terjadi Kapan? Cek Perkiraannya di Sini!

AKURAT.CO Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam bulan Ramadhan. Umat Islam meyakini bahwa malam ini memiliki keutamaan yang sangat besar, bahkan disebut lebih baik dari seribu bulan. Lalu, malam Lailatul Qadar biasanya terjadi kapan?
Dalam Al-Qur’an, tepatnya Surah Al-Qadr, disebutkan bahwa Lailatul Qadar adalah malam diturunkannya Al-Qur’an. Pada malam tersebut, para malaikat turun ke bumi dengan membawa ketetapan dan keberkahan hingga terbit fajar. Karena itu, umat Islam berlomba-lomba meningkatkan ibadah pada waktu tersebut.
Secara umum, para ulama menjelaskan bahwa Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil. Artinya, malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadhan memiliki peluang besar menjadi Lailatul Qadar.
Berdasarkan berbagai riwayat hadis, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mencari Lailatul Qadar di sepuluh malam terakhir, khususnya pada malam-malam ganjil. Karena waktunya tidak disebutkan secara pasti, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah sepanjang sepuluh malam tersebut.
Baca Juga: Kapan Idulfitri 2026 Diperkirakan Jatuh? Cek Kepastiannya di Sini!
Jika Ramadhan 1447 H dimulai pada 19 Februari 2026, maka sepuluh malam terakhir dimulai pada 10 Maret 2026 (malam ke-21). Dengan demikian, malam-malam ganjil yang berpotensi menjadi Lailatul Qadar pada tahun ini diperkirakan sebagai berikut:
Malam ke-21: 10 Maret 2026
Malam ke-23: 12 Maret 2026
Malam ke-25: 14 Maret 2026
Malam ke-27: 16 Maret 2026
Malam ke-29: 18 Maret 2026
Namun perlu diingat, tanggal tersebut merupakan perkiraan berdasarkan hitungan kalender. Kepastian tetap mengikuti jumlah hari Ramadhan, apakah 29 atau 30 hari.
Banyak ulama berpendapat bahwa malam ke-27 sering kali memiliki peluang besar sebagai Lailatul Qadar. Meski begitu, tidak ada dalil yang memastikan secara mutlak tanggalnya. Justru hikmah dari dirahasiakannya waktu pasti Lailatul Qadar adalah agar umat Islam bersungguh-sungguh beribadah sepanjang sepuluh malam terakhir, bukan hanya pada satu malam tertentu.
Amalan yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar antara lain memperbanyak salat malam (qiyamul lail), membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, serta melakukan i’tikaf di masjid. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk dibaca pada malam tersebut adalah permohonan ampunan kepada Allah SWT.
Selain meningkatkan ibadah, momen Lailatul Qadar juga menjadi waktu refleksi diri. Setelah hampir sebulan menjalani puasa, malam-malam terakhir Ramadhan menjadi kesempatan emas untuk memperbaiki kekurangan dan memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.
Karena itu, umat Islam dianjurkan tidak menyia-nyiakan sepuluh malam terakhir Ramadhan. Setiap malam memiliki potensi menjadi malam penuh kemuliaan yang nilainya lebih baik dari ibadah selama seribu bulan.
Baca Juga: Berapa Lama Puasa Ramadhan 2025 Berlangsung? Cek Perhitungannya di Sini!
QnA Seputar Lailatul Qadar
1. Kapan Lailatul Qadar biasanya terjadi?
Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, terutama malam-malam ganjil.
2. Malam ganjil apa saja yang berpotensi?
Malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadhan.
3. Apakah ada tanggal pasti Lailatul Qadar?
Tidak ada tanggal pasti, waktunya dirahasiakan agar umat Islam bersungguh-sungguh beribadah.
4. Apa amalan yang dianjurkan?
Salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, dan i’tikaf.
5. Mengapa Lailatul Qadar sangat istimewa?
Karena nilainya lebih baik dari seribu bulan dan menjadi malam turunnya Al-Qur’an.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






