Berapa Lama Puasa Ramadhan 2025 Berlangsung? Cek Perhitungannya di Sini!

AKURAT.CO Puasa Ramadhan merupakan ibadah wajib yang dijalankan umat Islam selama satu bulan penuh dalam kalender Hijriah. Namun, setiap tahunnya durasi puasa sering menjadi pertanyaan: apakah berlangsung 29 hari atau 30 hari? Lalu, berapa lama Puasa Ramadhan 2025 berlangsung?
Secara umum, Ramadhan berlangsung selama 29 atau 30 hari, tergantung pada hasil rukyatul hilal (pengamatan bulan) atau metode hisab (perhitungan astronomi) yang ditetapkan oleh otoritas keagamaan di masing-masing negara. Di Indonesia, penentuan awal dan akhir Ramadhan biasanya diputuskan melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama.
Pada tahun 2025, awal Ramadhan 1446 Hijriah jatuh pada 1 Maret 2025. Jika dihitung sejak tanggal tersebut, maka puasa akan berlangsung hingga 29 atau 30 Maret 2025, tergantung hasil pemantauan hilal menjelang akhir bulan.
Baca Juga: Hari Ini 28 Februari 2026 Hari Puasa ke Berapa? Cek Jadwal Lengkap Puasa Ramadhan 2026
Apabila Ramadhan genap 30 hari, maka 30 Ramadhan 1446 H jatuh pada 30 Maret 2025 dan Idulfitri diperkirakan pada 31 Maret 2025. Namun, jika Ramadhan hanya 29 hari, maka 1 Syawal atau Hari Raya Idulfitri bisa jatuh pada 30 Maret 2025. Kepastian tanggal tersebut tetap menunggu hasil sidang isbat resmi.
Perlu dipahami bahwa kalender Hijriah berbeda dengan kalender Masehi. Kalender Hijriah berbasis peredaran bulan (qamariyah), sehingga satu bulan dalam kalender Islam bisa berjumlah 29 atau 30 hari. Hal ini berbeda dengan kalender Masehi yang sudah tetap jumlah harinya.
Dalam ajaran Islam, ketentuan ini merujuk pada sabda Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa berpuasalah ketika melihat hilal dan berbukalah ketika melihatnya. Jika hilal tidak terlihat, maka bulan digenapkan menjadi 30 hari. Prinsip inilah yang menjadi dasar perhitungan lamanya puasa setiap tahun.
Selain soal jumlah hari, lama waktu berpuasa dalam sehari juga berbeda-beda tergantung lokasi geografis. Di Indonesia, rata-rata umat Muslim berpuasa sekitar 12 hingga 13 jam per hari, dimulai sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Durasi ini relatif stabil dibandingkan negara-negara yang berada di wilayah lintang tinggi, di mana waktu puasa bisa jauh lebih panjang.
Mengetahui lamanya Ramadhan penting agar umat Islam bisa mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun spiritual. Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga momentum meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial.
Bagi yang memiliki utang puasa dari tahun sebelumnya, mengetahui jumlah hari Ramadhan juga membantu dalam perencanaan qadha. Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin merencanakan mudik atau cuti bersama menjelang Idulfitri, informasi ini juga menjadi acuan penting.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Puasa Ramadhan 2025 berlangsung selama 29 atau 30 hari, dimulai 1 Maret 2025 dan berakhir pada 29 atau 30 Maret 2025. Kepastian jumlah hari tetap menunggu keputusan resmi berdasarkan rukyat atau hisab.
Baca Juga: Pacaran saat Berpuasa, Apa Hukumnya dalam Islam?
QnA Seputar Puasa Ramadhan 2025
1. Berapa lama Puasa Ramadhan 2025 berlangsung?
Ramadhan 2025 berlangsung 29 atau 30 hari, tergantung hasil rukyat atau hisab.
2. Kapan awal Ramadhan 2025?
Awal Ramadhan 1446 H jatuh pada 1 Maret 2025.
3. Kapan Idulfitri 2025 diperkirakan?
Diperkirakan jatuh pada 30 atau 31 Maret 2025, tergantung jumlah hari Ramadhan.
4. Mengapa jumlah hari Ramadhan bisa berbeda?
Karena kalender Hijriah berbasis peredaran bulan, sehingga satu bulan bisa berjumlah 29 atau 30 hari.
5. Berapa lama waktu puasa dalam sehari di Indonesia?
Rata-rata sekitar 12–13 jam, dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





