Akurat

Bacaan Talqin untuk Orang yang Akan Meninggal, Lengkap dengan Tata Cara dan Artinya

Eko Krisyanto | 1 Februari 2026, 23:16 WIB
Bacaan Talqin untuk Orang yang Akan Meninggal, Lengkap dengan Tata Cara dan Artinya

AKURAT.CO Saat seseorang berada di penghujung hidup, kehadiran keluarga dan orang-orang terdekat menjadi sangat berarti.

Dalam kondisi tersebut, umat Muslim dianjurkan membacakan talqin, yakni doa dan kalimat pengingat kepada Allah SWT.

Talqin diyakini dapat menenangkan hati orang yang sedang menghadapi sakaratul maut serta membantunya berpulang dalam keadaan husnul khatimah.

Lantas, seperti apa bacaan talqin untuk orang yang akan meninggal beserta artinya? Berikut penjelasannya.

Pengertian Talqin dan Tujuannya

Talqin merupakan bacaan doa bimbingan yang ditujukan kepada seseorang yang sedang menghadapi kematian atau dibacakan setelah jenazah dimakamkan.

Secara bahasa, talqin berasal dari kata Arab laqkana–yulaqqinu yang berarti “mengajarkan” atau “membimbing”.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), talqin diartikan sebagai kegiatan membisikkan atau menuntun seseorang agar mengucapkan kalimat syahadat ketika menjelang wafat. Selain itu, talqin juga dikenal sebagai doa yang dibacakan di kubur setelah pemakaman.

Anjuran men-talqin orang yang sedang sakaratul maut didasarkan pada sabda Rasulullah SAW:

لَقِّنُوا مَوْتَاكُمْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ

“Tuntunlah orang-orang yang akan wafat di antara kalian untuk mengucapkan kalimat ‘Lā ilāha illallāh’.”
(HR. Muslim)

Baca Juga: Jangan Sampai Keliru, Ini yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Ziarah Kubur

Hadis tersebut menjadi dasar disunnahkannya talqin, dengan tujuan agar kalimat terakhir yang diucapkan seseorang sebelum meninggal adalah kalimat tauhid, sehingga ia wafat dalam keadaan beriman.

Selain dibacakan saat sakaratul maut, talqin juga dibaca setelah jenazah dimakamkan sebagai bentuk doa dan penguatan spiritual.

Isinya berupa pengingat tentang keesaan Allah SWT, kerasulan Nabi Muhammad SAW, serta kebenaran hari akhir agar almarhum mampu menjawab pertanyaan malaikat di alam kubur dengan tenang.

Tata Cara Membacakan Talqin

Berikut panduan membacakan talqin, baik saat sakaratul maut maupun setelah pemakaman.

Talqin Saat Sakaratul Maut

Talqin dibacakan ketika seseorang berada di detik-detik terakhir kehidupannya, dengan tujuan meneguhkan iman hingga akhir hayat.

  1. Membacakan dengan suara lembut
    Kalimat Lā ilāha illallāh dibacakan secara perlahan dan penuh kelembutan tanpa paksaan, agar orang yang sedang menghadapi ajal dapat mengikutinya dengan tenang.

  2. Tidak memaksa atau mengulang berlebihan
    Jika kalimat tauhid sudah diucapkan, tidak perlu diulang berkali-kali. Biarkan suasana tetap damai agar orang yang sedang sakaratul maut tidak merasa tertekan.

  3. Menjaga suasana tetap tenang
    Keluarga dianjurkan menahan tangis berlebihan dan menjaga ketenangan, karena suasana yang khidmat dapat membantu seseorang berpulang dengan hati yang lebih damai.

Talqin Setelah Jenazah Dimakamkan

Talqin juga dapat dibacakan setelah pemakaman sebagai doa dan pengingat bagi almarhum.

  1. Duduk dengan khidmat di sisi kubur
    Orang yang men-talqin duduk dengan tenang di dekat makam sebagai bentuk penghormatan.

  2. Diawali dengan basmalah dan doa
    Talqin dimulai dengan membaca Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm dan doa memohon ampunan serta rahmat Allah SWT bagi almarhum.

  3. Menyebut nama jenazah dengan jelas
    Nama almarhum disebutkan, misalnya “wahai fulan bin fulanah” atau “wahai fulanah binti fulan”, agar doa tertuju secara khusus.

  4. Membacakan doa talqin

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اِسْمَعْ اِفْهَمْ يَا فُلاَنُ بْنُ فُلاَنَةَ اَوْ فُلاَنَةُ بِنْتُ فُلاَنٍ عَلَى الْمِلَّةِ الْاِسْلَامِيَّةِ وَمَاتَ عَلَى الْمِلَّةِ الْاِسْلَامِيَّةِ وَشَهِدَ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengarlah dan pahamilah, wahai [nama mayit], engkau telah hidup di atas agama Islam dan wafat di atas agama Islam. Engkau bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.”

Baca Juga: Kenapa Hujan Bikin Badan Cepat Lelah?

  1. Ditutup dengan kalimat tauhid
    Talqin diakhiri dengan kalimat Lā ilāha illallāh sebagai penguatan iman almarhum di alam kubur.

Dengan memahami makna dan tata cara talqin, umat Muslim diharapkan dapat mendampingi orang tercinta di akhir hayatnya dengan doa, ketenangan, dan keikhlasan sesuai tuntunan Islam.

Laporan: Lilis Anggraeni/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.