Akurat

Tanah Suci Dibom Israel? Ini Fakta Ledakan di Atas Masjid Nabawi

Fajar Rizky Ramadhan | 13 September 2025, 10:30 WIB
Tanah Suci Dibom Israel? Ini Fakta Ledakan di Atas Masjid Nabawi

AKURAT.CO Kehebohan melanda jamaah umrah di Madinah setelah muncul kilatan cahaya terang disertai suara dentuman keras di langit dekat Masjid Nabawi pada Kamis (11/9/2025) pagi waktu setempat. Peristiwa tersebut terekam dalam sejumlah video pendek dan menyebar luas melalui media sosial.

Salah satu rekaman diunggah oleh muthowif bernama Adis Pahlawan melalui akun Instagram pribadinya. Ia menuturkan kejadian itu dialaminya usai melaksanakan shalat Subuh.

“Pulang dari Masjid Nabawi setelah shalat Subuh, tiba-tiba ada suara ledakan dan semua jemaah melihat ke atas seperti ada cahaya berupa rudal, entah apa,” tulis Adis, dikutip Sabtu (13/9/2025).

Dalam video yang dibagikan, terlihat cahaya terang melesat di langit Madinah. Jamaah yang berada di sekitar Masjid Nabawi pun tampak kaget dan sempat panik, sementara sebagian lainnya mengabadikan momen tersebut dengan ponsel.

Baca Juga: Ledakan Dekat Masjid Nabawi Gegerkan Madinah, Diduga Rudal yang Dicegat Sistem Pertahanan Saudi

Unggahan itu memicu banyak komentar dan penafsiran dari warganet. Akun @gazaupdate mencoba memberikan penjelasan terkait fenomena tersebut.

“Saya bantu jelaskan, Itu rudal Yaman. Dentuman itu bukan rudalnya meledak, tapi suara dari sistem pertahanan udara Saudi yang coba intersep saat rudal melintas Madinah. Biasanya pakai Patriot, ledaknya di udara. Tapi intersepsinya gagal, jadi rudal tetap lanjut sampai ke Israel. Suara keras itu juga bisa berasal dari sonic boom rudal Yaman yang melaju sangat cepat di udara.. Jadi antara dicegat atau yang kedua yaitu suara sonic dari rudal Yamannya,” tulis akun itu.

Sejauh ini, otoritas resmi Arab Saudi belum mengeluarkan pernyataan terkait insiden tersebut. Namun, fenomena yang menimbulkan kegaduhan itu menunjukkan bahwa konflik antara Israel dan Yaman semakin berdampak pada kawasan Tanah Suci.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.