50 Nama Anak Laki-Laki dalam Islam yang Kekinian

AKURAT.CO Memberikan nama kepada anak adalah salah satu bentuk doa dan harapan orang tua. Dalam tradisi Islam, nama bukan sekadar identitas, melainkan juga mengandung makna yang mencerminkan kebaikan, keindahan, dan nilai-nilai luhur.
Nabi Muhammad SAW pernah menekankan pentingnya memberikan nama yang baik karena akan menjadi panggilan hingga hari kiamat. Maka tidak heran bila setiap orang tua Muslim sangat selektif dalam memilih nama untuk putra mereka.
Di era modern, banyak orang tua menginginkan nama anak laki-laki yang tidak hanya Islami, tetapi juga terdengar kekinian. Nama yang terdiri dari dua hingga tiga kata sering menjadi pilihan karena sederhana, mudah diingat, dan tetap memiliki makna yang dalam.
Nama kekinian tidak berarti meninggalkan tradisi Islam, justru perpaduan antara nilai religius dengan kesan modern dapat menjadi identitas yang kuat bagi anak di masa depan.
Berikut lima puluh contoh nama anak laki-laki Islam yang kekinian dengan dua hingga tiga kata, lengkap dengan makna yang menyertainya.
-
Muhammad Ziyad Alfaruq – pemimpin adil yang berkembang dalam kebaikan.
-
Ahmad Rayyan Hakim – laki-laki terpuji, pintu surga, penuh kebijaksanaan.
-
Yusuf Alim Fadhil – seperti Nabi Yusuf yang berilmu dan utama.
-
Ali Zaidan Khalil – sahabat setia yang berkembang pesat.
-
Hasan Fauzan Karim – tampan, penuh kemenangan, dan dermawan.
-
Ibrahim Naufal Rasyid – keturunan yang bersih, berjiwa lurus, dan bijak.
-
Umar Hilmi Syafiq – pemimpin yang memiliki kelembutan hati dan kasih sayang.
-
Bilal Harits Anwar – tokoh yang bekerja keras dan penuh cahaya.
-
Khalid Zaki Mubarak – abadi, murni, dan diberkahi.
-
Salman Idris Hakim – suci, cerdas, dan bijaksana.
-
Zain Malik Hadi – perhiasan raja yang mendapat petunjuk.
-
Saifuddin Arkan – pedang agama yang menjadi tiang kekuatan.
-
Faris Aminullah – ksatria yang jujur dan mendapat amanah Allah.
-
Luqman Fadhlullah – bijaksana, anugerah dari Allah.
-
Hamzah Nabil Fattah – singa pemberani yang cerdas dan pembuka kejayaan.
-
Musa Athallah Karim – seorang Nabi yang merupakan hadiah Allah penuh kemurahan.
-
Tsaqif Hanafi Umar – anak cerdas yang berpegang teguh pada agama.
-
Rafiq Hasan Jamil – sahabat baik, tampan, dan indah.
-
Idris Zahran Luthfi – Nabi yang bersinar dan penuh kelembutan.
-
Syamil Izzuddin – anak yang menyeluruh dengan kemuliaan agama.
-
Zakariya Hilal Akbar – Nabi Zakariya yang bercahaya seperti bulan besar.
-
Sulaiman Fawwaz Khalil – raja yang sukses dan bersahabat.
-
Imran Saifullah – keluarga yang kuat, pedang Allah.
-
Anas Muhaimin – sahabat yang penuh kasih, pelindung terpercaya.
-
Amir Zhafran Malik – pemimpin yang menang dan seperti raja.
-
Qasim Najib Fadhlan – pembagi yang mulia dan penuh keutamaan.
-
Ridwan Athallah – keridaan Allah sebagai anugerah.
-
Zubair Ghassan Karim – sahabat pemberani, kuat, dan dermawan.
-
Hamid Luay Rasyid – yang selalu bersyukur, kuat, dan bijak.
-
Mahdi Ihsan Jauhari – sang petunjuk, penuh kebaikan, dan berharga.
-
Yahya Dzaki Hakim – Nabi Yahya yang cerdas dan bijaksana.
-
Ayyub Shafwan – Nabi yang sabar dan berhati jernih.
-
Hasan Khalif Umar – tampan, penerus, dan pemimpin bijak.
-
Rumi Arsyad Fadhil – tokoh inspiratif yang cerah dan utama.
-
Jabir Fahmi Karim – pengganti, memahami, dan penuh kemurahan.
-
Sa’ad Zulfikar – kebahagiaan yang kuat seperti pedang Rasulullah.
-
Thariq Ziyad Malik – bintang pagi, berkembang, dan seperti raja.
-
Fadhlan Rasyid Zaki – penuh keutamaan, bijak, dan murni.
-
Hafizh Naufal Karim – penjaga Al-Qur’an yang dermawan.
-
Ghazi Anwar Fawwaz – pejuang penuh cahaya dan keberuntungan.
-
Usman Fadhil Hadi – sahabat mulia yang mendapat petunjuk.
-
Husein Zaki Mubarak – cucu Nabi yang suci dan diberkahi.
-
Karim Alfaris – lelaki dermawan dan ksatria.
-
Idris Syahdan Malik – cerdas, bercahaya, dan seperti raja.
-
Najib Athallah – mulia, karunia dari Allah.
-
Salman Khalif Hakim – penerus yang bersih dan bijaksana.
-
Nabil Rasyid Zhafran – cerdas, bijak, dan menang.
-
Ammar Fawwaz Hilmi – pembangun sukses yang lembut hatinya.
-
Hasan Idris Mubarak – tampan, cerdas, dan diberkahi.
-
Rayyan Luqman Hakim – pintu surga bagi anak yang penuh kebijaksanaan.
Baca Juga: Hukum Mengucapkan Ucapan Selamat Ulang Tahun dalam Islam
Dari daftar tersebut, tampak bahwa nama Islami bisa dirangkai sedemikian rupa sehingga tetap memancarkan nilai religius sekaligus terasa modern.
Nama yang terdiri dari dua hingga tiga kata memberikan keleluasaan untuk memadukan makna, mengambil inspirasi dari tokoh Al-Qur’an, sahabat Nabi, maupun sifat-sifat mulia yang diajarkan Islam.
Dengan begitu, anak laki-laki yang menyandangnya akan tumbuh membawa doa dan harapan besar dari orang tua, sekaligus identitas yang kuat di tengah masyarakat kekinian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










