Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 11 Halaman 27

AKURAT.CO Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan mata pelajaran inti dalam kurikulum sekolah yang berfungsi membentuk karakter spiritual siswa sejak dini. Salah satu metode pembelajaran yang diterapkan adalah evaluasi melalui soal-soal berbasis ayat Al-Qur’an, seperti yang terdapat dalam buku PAI Kelas 11. Halaman 27 dari buku tersebut menyajikan soal-soal yang tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga pemahaman makna ayat secara mendalam.
Materi ini merujuk pada salah satu momen spiritual Nabi Muhammad SAW bersama istrinya, Aisyah RA, yang menjadi inspirasi utama soal. Diceritakan dalam literatur hadis bahwa Rasulullah pernah menangis tersedu-sedu saat membaca ayat dari Surah Ali 'Imran ayat 190–191 sepanjang malam. Ayat ini menjadi inti dari soal pertama dalam latihan tersebut, dan pilihan jawaban yang tepat adalah Q.S. Ali 'Imran/3: 190-191.
Ayat tersebut berbunyi:
إِنَّ فِي خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍۢ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berakal." (Ali 'Imran: 190)
Dari sisi ilmu tajwid, siswa diminta menganalisis bacaan Mad Thabi’i dalam ayat tersebut. Jawaban yang benar mengarah pada kata إِنَّ, karena panjang bacaannya memenuhi syarat mad asli. Soal ini melatih siswa mengenali ragam hukum bacaan yang ada dalam Al-Qur’an dan tidak sekadar membacanya tanpa memahami struktur fonetiknya.
Baca Juga: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Agustus 2025 Sesuai Kalender Hijriah
Lebih jauh, ayat ke-191 dari Surah Ali 'Imran mengandung nilai filosofis yang sangat dalam. Potongan ayat رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلًا menjadi dasar soal ketiga, yang berkaitan dengan kesimpulan logis dari perenungan alam semesta.
Jawaban yang dinilai paling tepat adalah bahwa ayat ini menunjukkan pentingnya berpikir kritis untuk menyimpulkan bahwa penciptaan tidak sia-sia. Pemahaman semacam ini mencerminkan pendekatan tafsir tematik yang mengajak siswa menghubungkan ayat dengan realitas hidup.
Tak kalah penting adalah pengenalan konsep ulil albab, yaitu orang-orang yang memiliki akal sehat dan mampu mengambil pelajaran dari penciptaan. Tanda-tanda mereka adalah kemampuan mengubah setiap kondisi menjadi sarana pembelajaran dan kebaikan. Jawaban yang benar pada soal ini adalah bahwa semua kondisi yang menimpa mereka justru menghasilkan manfaat.
Baca Juga: Menggunakan TikTok untuk Konten Joget-joget, Apa Hukumnya Menurut Islam?
Soal-soal ini, meskipun tampak sederhana, sesungguhnya dirancang untuk membentuk akal dan jiwa siswa agar tidak hanya menjadi pembaca teks agama, tetapi juga pemikir yang reflektif. Evaluasi dalam bentuk pilihan ganda ini bisa menjadi sarana untuk mengukur pemahaman sekaligus menumbuhkan sikap spiritual yang kritis.
Pendidikan agama yang berkualitas tidak hanya mengajarkan apa yang tertulis dalam kitab suci, tetapi juga melatih bagaimana cara berpikir, merenung, dan bertindak berdasarkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an. Dalam konteks ini, latihan semacam ini menjadi bagian penting dari proses pendidikan keagamaan yang menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








