Akurat

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah 2025: Lengkap dengan Jadwal dan Keutamaannya

Fajar Rizky Ramadhan | 4 Juni 2025, 04:30 WIB
Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah 2025: Lengkap dengan Jadwal dan Keutamaannya

AKURAT.CO Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, termasuk dengan menjalankan puasa sunah Tarwiyah dan Arafah.

Dua ibadah ini memiliki nilai keutamaan yang sangat besar, terutama bagi mereka yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

Pemerintah Indonesia, melalui sidang isbat, telah menetapkan bahwa 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada hari Rabu, 28 Mei 2025. Berdasarkan penetapan ini, Hari Raya Idul Adha yang bertepatan dengan 10 Dzulhijjah akan dirayakan pada Jumat, 6 Juni 2025.

Dengan demikian, puasa sunah Tarwiyah yang jatuh pada 8 Dzulhijjah akan dilaksanakan pada Rabu, 4 Juni 2025. Sementara itu, puasa Arafah yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah akan berlangsung pada Kamis, 5 Juni 2025.

Puasa Tarwiyah dan Arafah dikenal sebagai amalan sunah yang memiliki banyak keutamaan. Disebutkan dalam riwayat bahwa puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun, sementara puasa Arafah menghapus dosa selama dua tahun, yakni tahun lalu dan tahun yang akan datang.

Baca Juga: Puasa Dzulhijjah Sebelum Idul Adha Kapan Saja? Cek Secara Akurat di Sini!

Adapun niat untuk menjalankan kedua puasa tersebut dapat dilafalkan sebagai berikut:

Niat Puasa Tarwiyah:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ

Artinya:
Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta'âlâ.

Niat Puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ

Artinya:
Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta'âlâ.

Bagi yang lupa melafalkan niat di malam hari, masih diperbolehkan untuk berniat di siang hari, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa dan niat tersebut dilafalkan sebelum masuk waktu Zuhur.

Niat Puasa Tarwiyah di Siang Hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ

Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta'âlâ.

Baca Juga: Niat Puasa Dzulhijjah Jelang Idul Adha Boleh Dilakukan di Siang Hari, Begini Dalilnya

Niat Puasa Arafah di Siang Hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ

Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta'âlâ.

Sebagai momentum spiritual menjelang Idul Adha, pelaksanaan puasa Tarwiyah dan Arafah menjadi sarana penting untuk menyucikan jiwa, memperbanyak amal saleh, dan mempererat hubungan seorang hamba dengan Tuhannya.

Keutamaannya tidak hanya terbatas pada pahala yang dijanjikan, tetapi juga menjadi momen untuk refleksi dan penguatan iman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.