Akurat Logo

Kalender Jawa Weton Jumat 16 Mei 2025: Watak, Pekerjaan, hingga Jodoh

Fajar Rizky Ramadhan | 16 Mei 2025, 05:26 WIB
Kalender Jawa Weton Jumat 16 Mei 2025: Watak, Pekerjaan, hingga Jodoh

AKURAT.CO Hari ini, Jumat, 16 Mei 2025, bertepatan dengan 18 Sela 1958 dalam penanggalan Jawa, serta 18 Dzulqaidah 1446 H dalam kalender Hijriah.

Weton yang jatuh hari ini adalah Jumat Pon, sebuah kombinasi hari dan pasaran yang masih diyakini memiliki nilai simbolik oleh sebagian masyarakat Jawa.

Dalam tradisi Jawa, penentuan weton sering dijadikan acuan untuk memilih hari baik dalam menggelar berbagai acara penting, mulai dari pernikahan, pindah rumah, hingga kegiatan spiritual.

Kombinasi Jumat (neptu 6) dan Pon (neptu 7) menghasilkan neptu 13 yang dipercaya memiliki pengaruh tertentu terhadap karakter kelahiran dan kecocokan jodoh.

Watak dan Sifat Kelahiran Jumat Pon

Menurut kepercayaan tradisional yang dilansir dari TribunJateng.com, individu yang lahir pada Jumat Pon digambarkan memiliki sifat penuh kasih sayang, jujur, dan romantis.

Baca Juga: Kalender Jawa Weton Kamis 15 Mei 2025, Momentum Spiritual untuk Langkah Besar

Mereka dikenal kreatif, mudah bergaul, serta peduli terhadap perasaan orang lain. Meskipun secara luar tampak ramah, mereka umumnya bersifat pendiam dan cenderung introvert.

Dari sisi kepemimpinan, pemilik weton ini dipercaya memiliki pengaruh kuat dan optimisme tinggi, membuat mereka sering menjadi panutan di lingkungan sosialnya.

Pekerjaan dan Jodoh yang Cocok

Dalam aspek karier, pemilik weton Jumat Pon dianggap fleksibel dan mudah menyesuaikan diri. Mereka cocok di bidang hubungan masyarakat (humas), pemasaran (marketing), hingga seni dan kreativitas seperti musik dan penelitian.

Untuk urusan jodoh, kecocokan tertinggi diyakini berasal dari pemilik neptu 16 atau 11. Weton yang dianggap serasi dengan Jumat Pon antara lain Kamis Kliwon, Sabtu Pon, Rabu Pahing, Rabu Wage, Selasa Kliwon, Jumat Legi, dan Senin Pon.

Meski pandangan ini tidak bersifat ilmiah, kepercayaan terhadap weton masih menjadi bagian penting dalam praktik budaya dan spiritual masyarakat Jawa hingga hari ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.