Akurat

Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq Minta Petugas Haji Miliki Kesabaran Dua Kali Lipat Dibanding Jemaah

Fajar Rizky Ramadhan | 5 Mei 2025, 08:00 WIB
Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq Minta Petugas Haji Miliki Kesabaran Dua Kali Lipat Dibanding Jemaah

AKURAT.CO Meski jumlah petugas haji Indonesia tahun ini mengalami penurunan, Komisi VIII DPR RI menegaskan bahwa kualitas layanan bagi jemaah tidak boleh ikut menurun.

Anggota Komisi VIII dari Fraksi PKB, Maman Imanul Haq, meminta para petugas tetap memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan ibadah haji 2025.

“Tugas utama petugas haji adalah melayani para tamu Allah. Kami berharap semua petugas yang diberi amanah dapat memberikan pelayanan terbaik, agar jemaah haji Indonesia dapat menunaikan ibadah dengan aman dan nyaman,” ujar Maman dalam keterangan tertulis, Minggu (4/5/2025).

Menurutnya, meskipun sudah ada pembekalan di Tanah Air, para petugas harus benar-benar siap menghadapi berbagai potensi permasalahan di Tanah Suci. Ia menekankan pentingnya kesabaran dan ketanggapan petugas saat mendampingi jemaah dari latar belakang yang beragam.

Baca Juga: Prabowo Minta Petugas Haji Layani Jemaah Secara Optimal dan Prioritaskan Lansia

“Petugas haji harus memiliki kesabaran dua kali lipat dibanding jemaah. Mereka akan melayani jemaah dari berbagai daerah dengan karakter yang beragam. Jangan sampai ada petugas yang gagal mengendalikan emosi saat menjalankan tugas,” tambahnya.

Maman juga menyoroti seringnya kasus jemaah tersesat saat menuju hotel atau lokasi ibadah. Ia meminta petugas lebih proaktif dalam mengidentifikasi dan membantu jemaah yang mengalami kebingungan.

“Kalau perlu, sebelum jemaah meminta bantuan, petugas sudah hadir untuk membantu,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar perhatian khusus diberikan kepada jemaah lansia, baik dari sisi fisik maupun psikologis. Selain itu, Maman meminta petugas menjaga kondisi fisik, mengingat suhu di Arab Saudi bisa mencapai lebih dari 50 derajat Celsius.

“Petugas harus tetap fit. Jangan ragu mengonsumsi multivitamin, membawa obat-obatan pribadi, serta perlengkapan yang mendukung aktivitas selama di tanah suci,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.