Akurat

Niat Membayar Zakat Fitrah untuk Diri-sendiri dan Keluarga

Lufaefi | 25 Maret 2025, 16:50 WIB
Niat Membayar Zakat Fitrah untuk Diri-sendiri dan Keluarga

AKURAT.CO Berikut ini niat membayar zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga. Penting untuk Anda perhatikan.

Zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang harus ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.

Zakat ini berfungsi sebagai penyucian diri dari dosa selama berpuasa serta sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap fakir miskin.

Dalam pelaksanaannya, terdapat bacaan niat zakat fitrah yang disesuaikan dengan siapa yang membayarkan dan untuk siapa zakat itu diberikan.

Niat Zakat Fitrah

Berikut bacaan niat zakat fitrah dalam bahasa Arab, Latin, dan artinya:

1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri


نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِيْ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Taala.

2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri


نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِيْ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardhan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Taala.

3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِيْ ... فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii ... fardhan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku (sebutkan nama), fardu karena Allah Taala.

4. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ بِنْتِيْ ... فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii ... fardhan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku (sebutkan nama), fardu karena Allah Taala.

5. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّيْ وَعَنْ جَمِيْعِ مَا يَلْزَمُنِيْ نَفَقَاتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'anni wa 'an jamii'i ma yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Taala.

Baca Juga: Panduan Lengkap Zakat Fitrah: Niat, Tata Cara, dan Waktu Pembayaran

6. Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ (.....) فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an (...) fardhan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk... (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Taala.

Doa Saat Menyerahkan Zakat Fitrah

Ketika menyerahkan zakat fitrah kepada mustahik (orang yang berhak menerima), dianjurkan membaca doa:

اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا مُطَهِّرَةً لِلنَّفْسِ وَمُزَكِّيَةً لِلْمَالِ، وَبَارِكْ لَنَا فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الشَّاكِرِينَ

Allahumma aj'alhâ muthahhiratan linnafsi wa muzakkiyatan lil-mâl, wa bârik lanâ fîmâ a'thaita, waj'alnâ minasy syâkirîn.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah zakat ini sebagai penyuci bagi jiwa dan pensuci bagi harta. Berkahilah kami dalam apa yang Engkau berikan, dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang bersyukur."

Kemudian dianjurkan membaca doa sebagaimana dalam Al-Qur’an, surat Al-Baqarah ayat 127:

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Rabbanaa taqabbal minnaa, innaka antas samii'ul 'aliim.

Artinya: "Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui."

Baca Juga: Batas Waktu Bayar Zakat Fitrah Sampai Kapan? Ini Cara Mudah Umat Muslim Menunaikannya Secara Online!

Waktu Penyerahan Zakat Fitrah

Menurut ajaran Islam, zakat fitrah harus ditunaikan sebelum salat Idul Fitri. Berikut adalah ketentuan waktunya:

  1. Waktu Wajib: Sejak terbenam matahari pada malam Idul Fitri hingga sebelum salat Idul Fitri.

  2. Waktu Sunnah: Pagi hari sebelum salat Idul Fitri.

  3. Waktu Makruh: Setelah salat Idul Fitri, tetapi masih pada hari yang sama.

  4. Waktu Haram: Setelah hari Idul Fitri berlalu, karena akan dianggap sebagai sedekah biasa, bukan sebagai zakat fitrah.

Dengan menunaikan zakat fitrah tepat waktu dan sesuai ketentuan, seorang Muslim tidak hanya menjalankan kewajibannya tetapi juga membantu saudara-saudaranya yang membutuhkan, sehingga makna Ramadan sebagai bulan penuh berkah dan kepedulian semakin terasa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.