Akurat

Video Viral Guru Salsa Ditonton saat Sahur, Apakah Puasanya Sah?

Lufaefi | 4 Maret 2025, 11:00 WIB
Video Viral Guru Salsa Ditonton saat Sahur, Apakah Puasanya Sah?

AKURAT.CO Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan video viral guru salsa yang memikat perhatian warganet.

Tak sedikit orang yang justru menonton video tersebut di waktu sahur, waktu yang seharusnya digunakan untuk mempersiapkan diri menjalani ibadah puasa dengan baik.

Pertanyaannya, apakah menonton video seperti itu saat sahur memengaruhi keabsahan puasa seseorang? Bagaimana Islam memandang hal ini?

Dalam Islam, sahur adalah momen yang dianjurkan karena memiliki banyak keberkahan. Rasulullah SAW bersabda:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

"Makan sahurlah kalian, karena di dalam sahur itu terdapat keberkahan." (HR. Bukhari dan Muslim)

Sahur tidak hanya tentang mengisi energi fisik, tetapi juga menjadi waktu untuk memperbanyak doa, dzikir, dan persiapan spiritual menjelang ibadah puasa.

Oleh karena itu, menghabiskan waktu sahur dengan menonton konten yang tidak bermanfaat — apalagi yang berpotensi mengarah pada hal yang melalaikan — dapat mengurangi esensi keberkahan sahur tersebut.

Baca Juga: Video Viral Guru Salsa Ditonton saat Berpuasa, Apa Hukum Puasanya?

Namun, apakah menonton video seperti tarian salsa membatalkan puasa? Untuk menjawab ini, kita perlu memahami bahwa sah atau tidaknya puasa bergantung pada terpenuhinya rukun dan syarat puasa, yakni niat dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan hubungan suami istri. Menonton video semacam itu tidak termasuk dalam hal-hal yang membatalkan puasa secara fiqih.

Meski begitu, Islam menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan juga menjaga seluruh panca indera dari hal yang bisa mengurangi pahala. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

"Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta, maka Allah tidak butuh pada usahanya meninggalkan makan dan minumnya." (HR. Bukhari)

Hadis ini menunjukkan bahwa menjaga perilaku, ucapan, dan pandangan adalah bagian penting dari ibadah puasa. Jika konten video yang ditonton mengandung unsur yang tidak sesuai dengan adab Islam — seperti gerakan yang mengundang syahwat atau mengarahkan pada kelalaian — maka hal itu berpotensi merusak pahala puasa meskipun tidak membatalkannya.

Allah SWT juga berfirman dalam Al-Qur'an:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَىٰ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

"Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra’: 32)

Menjaga pandangan dari hal-hal yang dapat membangkitkan syahwat adalah bentuk menjauhi hal yang mendekati zina.

Menonton video dengan gerakan yang mengarah pada godaan syahwat, apalagi di waktu sahur yang seharusnya penuh keberkahan, adalah sesuatu yang sebaiknya dihindari.

Baca Juga: Link Video Bu Guru Salsa Durasi 5 Menit Viral di Medsos, Lantas Apakah Menonton Film Dewasa Membatalkan Puasa?

Jadi, apakah puasanya sah? Ya, puasanya tetap sah selama seseorang memenuhi syarat dan rukun puasa.

Namun, yang perlu diingat adalah kualitas puasa tidak hanya diukur dari sah atau tidaknya, tetapi juga dari seberapa baik seseorang menjaga dirinya dari hal yang bisa mengurangi pahala dan esensi puasa.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.