Akurat

Live Draw Toto Macau 4D Kembali Trending, Ini Larangan Bermain Togel dalam Hadis Nabi

Fajar Rizky Ramadhan | 6 Desember 2024, 09:00 WIB
Live Draw Toto Macau 4D Kembali Trending, Ini Larangan Bermain Togel dalam Hadis Nabi

AKURAT.CO Perjudian telah menjadi fenomena yang terus ada di tengah masyarakat, meski sering kali bertentangan dengan norma hukum dan agama.

Salah satu bentuk perjudian modern yang kembali menarik perhatian adalah live draw Toto Macau 4D.

Acara ini menjadi sorotan karena menghadirkan sensasi dan adrenalin bagi para pemain yang berharap menang dalam taruhan angka.

Namun, di balik popularitasnya, Islam memberikan peringatan keras terhadap aktivitas semacam ini.

Dalam hadis Nabi Muhammad SAW, perjudian (maysir) dikategorikan sebagai perbuatan dosa yang harus dijauhi oleh umat Muslim.

Islam menempatkan perjudian sebagai salah satu tindakan yang tidak hanya merugikan individu, tetapi juga masyarakat. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT dengan jelas menyebutkan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

"Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamar (minuman keras), perjudian, berhala, dan anak panah (untuk mengundi nasib) adalah perbuatan keji yang termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu beruntung." (QS. Al-Ma'idah: 90).

Baca Juga: Judi Online Tak Akan Membuat Orang Kaya, Ini Penjelasan Ilmiahnya menurut Islam

Ayat ini menunjukkan dengan tegas bahwa maysir, yang mencakup segala bentuk perjudian, termasuk dalam larangan syar'i. Larangan ini diperkuat dalam hadis Rasulullah yang menyebutkan bahaya perjudian bagi keimanan seseorang. Dalam sebuah riwayat, Rasulullah bersabda:

مَنْ قَالَ لِصَاحِبِهِ: تَعَالَ أُقَامِرْكَ، فَلْيَتَصَدَّقْ

"Barang siapa yang berkata kepada temannya, 'Mari kita berjudi,' maka hendaklah dia bersedekah." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Hadis ini mengajarkan bahwa bahkan sekadar mengajak atau berniat untuk berjudi sudah dianggap perbuatan tercela yang harus ditebus dengan sedekah.

Apalagi jika seseorang benar-benar melakukannya, dosa yang ditanggung menjadi jauh lebih besar.

Dalam konteks Toto Macau 4D, perjudian ini sering kali membuai pemain dengan harapan semu untuk mendapatkan kekayaan instan.

Namun, sebagaimana sifat perjudian, lebih banyak orang yang kehilangan hartanya daripada yang berhasil menang.

Rasulullah juga memperingatkan umatnya agar tidak terjebak dalam perilaku mencari rezeki dengan cara yang tidak halal, karena hal ini dapat merusak keberkahan hidup.

Penting bagi seorang Muslim untuk memahami bahwa harta yang diperoleh melalui cara yang haram tidak akan membawa kebaikan. Dalam sebuah hadis, Rasulullah ﷺ bersabda:

كُلُّ لَحْمٍ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ فَالنَّارُ أَوْلَى بِهِ

"Setiap daging yang tumbuh dari (makanan) yang haram, maka neraka lebih berhak atasnya." (HR. Ahmad)

Baca Juga: Alwin Jabarti Kiemas Ditangkap atas Dugaan Kasus Judi Online, Islam Larang Keras Judi dalam Bentuk Apapun!

Dari penjelasan ini, jelas bahwa Islam tidak hanya melarang perjudian sebagai bentuk maysir, tetapi juga memperingatkan dampak buruknya bagi pelaku, baik di dunia maupun akhirat.

Perjudian merusak moral, menghancurkan ekonomi, dan menanamkan ketergantungan pada keberuntungan daripada usaha yang halal dan penuh berkah.

Maka, sebagai umat Muslim, kita diajak untuk menjauhi segala bentuk perjudian, termasuk Toto Macau 4D, dan menggantinya dengan aktivitas yang mendatangkan manfaat dunia dan akhirat. Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan untuk mematuhi larangan Allah dan Rasul-Nya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.