Akurat Logo

Rumah Sederhana Gus Baha Tuai Pujian Netizen: Pendakwah Sejati, Bukan Penjual Ayat

Fajar Rizky Ramadhan | 14 Oktober 2024, 10:30 WIB
Rumah Sederhana Gus Baha Tuai Pujian Netizen: Pendakwah Sejati, Bukan Penjual Ayat

AKURAT.CO Gus Baha, seorang ulama ahli tafsir dan pakar Al-Qur'an, kembali menjadi sorotan publik karena gaya hidupnya yang sederhana.

Tidak hanya dalam penampilan, rumah pribadinya di Desa Narukan, Kecamatan Kragan, Rembang, juga menunjukkan kesederhanaan serupa.  

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat bahwa kediaman Gus Baha berdekatan dengan Pondok Pesantren miliknya.

Rumah tersebut jauh dari kesan mewah, berbeda dengan bangunan pondok yang dibangun bertingkat dan tampak lebih megah.  

Akun TikTok sekodusun menjadi salah satu yang mengunggah video tampilan depan rumah Gus Baha. Dari video tersebut, terlihat suasana teduh yang dipertegas dengan keberadaan pohon kurma besar di samping gapura rumah.  

Baca Juga: Ramai Film 'Jangan Salahkan Aku Selingkuh', Bolehkah Balas Dendam ke Pasangan dengan Selingkuh?

Banyak netizen terkesan dengan kesederhanaan Gus Baha, yang menunjukkan bahwa ia tidak terlalu peduli dengan urusan duniawi. Komentar bernada pujian pun membanjiri kolom tanggapan di berbagai platform media sosial.  

Beberapa warganet menilai bahwa sosok Gus Baha adalah contoh nyata pendakwah yang tulus dan konsisten dalam mengamalkan ajaran agama, tanpa terkesan “menjual” ayat.  

“Ustaz Solmed harus lihat ini,” tulis salah satu komentar yang disematkan oleh pengguna bernama @ar****, membandingkan dengan figur pendakwah lain.  

Warganet lain dengan akun @shap*** menambahkan, “Beliau real pendakwah, bukan menjual ayat.”  

Kesederhanaan Gus Baha pun dianggap sebagai bukti bahwa ia telah mencapai tahap hidup di mana urusan dunia sudah tak lagi menjadi prioritas.

Hal ini disinggung dalam komentar akun @oesman****, “Kalau mau meniru, tirulah yang sudah selesai dengan dunianya. Gus Baha sudah di tahap itu.”  

Baca Juga: 13 Kata Bijak Gus Baha tentang Sifat Buruk Manusia, Salah Satunya Sering Mengeluh Miskin!

Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an yang didirikan Gus Baha, dikenal sebagai Lembaga Pembinaan Pendidikan Pengembang Ilmu Al-Qur'an (LP3IA).

Bangunan pesantren yang lebih megah menjadi tempat para santri mendalami ilmu agama.  

Perbedaan mencolok antara rumah pribadi dan pesantren miliknya membuat netizen semakin kagum dengan sosok Gus Baha, yang dianggap fokus pada misi dakwah tanpa memprioritaskan kemewahan pribadi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.