AKURAT.CO Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Raja Arab Saudi, adalah sosok pemimpin yang memiliki pengaruh besar, baik di negaranya maupun di kancah internasional.
Sejak naik takhta pada tahun 2015, Raja Salman telah menghadapi sejumlah masalah kesehatan, yang menjadi perhatian dunia mengingat perannya yang sangat penting dalam pemerintahan Arab Saudi.
Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh media Saudi dan pernyataan resmi Kedutaan Besar Saudi, Raja Salman telah menjalani beberapa perawatan medis dan operasi penting dalam beberapa tahun terakhir.
Berikut adalah beberapa informasi yang diketahui terkait kondisi kesehatan Raja Salman:
Baca Juga: Raja Salman Ucapkan Selamat ke Prabowo Usai Terpilih Jadi Presiden RI
1. Operasi Kantong Empedu (2020)
Pada Juli 2020, Raja Salman menjalani operasi kolesistektomi (pengangkatan kantong empedu) di Rumah Sakit Spesialis Raja Faisal di Riyadh.
Pihak istana mengonfirmasi bahwa operasi tersebut berjalan dengan sukses. Proses pemulihan Raja Salman diawasi ketat oleh tim medis, dan setelah beberapa hari perawatan, Raja Salman keluar dari rumah sakit dalam kondisi yang stabil.
2. Masalah Kesehatan Jantung
Raja Salman dilaporkan telah mengalami beberapa masalah terkait jantungnya.
Pada bulan Maret 2023, terdapat laporan yang mengindikasikan bahwa Raja Salman menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut, termasuk pemeriksaan jantung yang komprehensif.
Meskipun tidak ada informasi detail tentang masalah jantung yang spesifik, media Saudi mengonfirmasi bahwa beliau berada di bawah pengawasan medis yang ketat untuk memastikan kesehatannya tetap terjaga.
3. Perawatan di Rumah Sakit (2022)
Pada bulan Mei 2022, Raja Salman dirawat kembali di rumah sakit untuk pemeriksaan medis lanjutan.
Pemeriksaan ini mencakup kolonoskopi, yang dilakukan di Rumah Sakit Spesialis Raja Faisal.
Tim dokter menyatakan bahwa hasil pemeriksaan tersebut memuaskan, dan Raja Salman diizinkan kembali ke istana beberapa hari setelahnya.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari langkah proaktif untuk memastikan kesehatan Raja Salman tetap dalam kondisi baik.
4. Masalah Kesehatan Umum
Pada usia yang telah mencapai 88 tahun (lahir pada 31 Desember 1935), kondisi kesehatan Raja Salman sering kali mendapat perhatian khusus.
Usia lanjut dan peran yang sangat penting sebagai kepala negara membuatnya menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.
Kedutaan Besar Saudi sering kali mengeluarkan pernyataan resmi untuk menenangkan kekhawatiran masyarakat terkait kondisi kesehatannya.
Baca Juga: Sri Mulyani Diundang Raja Salman, Puji Perbaikan Manajemen Haji
5. Radang Paru-paru
Terbaru, Raja Salman dilaporkan sedang menjalani perawatan di salah satu klinik kesehatan di Jeddah disebabkan oleh infeksi radang paru-paru yang dideritanya.
Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud telah mengalami sejumlah masalah kesehatan selama masa pemerintahannya, terutama terkait dengan operasi kantong empedu dan pemeriksaan jantung.
Namun, setiap kali masalah kesehatan muncul, beliau selalu mendapat perawatan medis terbaik yang tersedia.
Hingga saat ini, Raja Salman tetap menjadi pemimpin yang berpengaruh, meskipun beberapa tugas pemerintahan telah dialihkan secara bertahap kepada Putra Mahkota, Mohammed bin Salman.
Sebagai sosok yang sangat dihormati, setiap perkembangan terkait kesehatannya selalu menjadi perhatian dunia, terutama dalam konteks stabilitas politik dan ekonomi di kawasan Timur Tengah.