AKURAT.CO Peradaban Islam berkembang pesat dari abad ke-7 hingga abad ke-15, meninggalkan warisan yang luar biasa di berbagai bidang seperti ilmu pengetahuan, seni, arsitektur, dan agama.
Beberapa kota memainkan peran sentral dalam perkembangan peradaban Islam.
Berikut adalah 10 kota yang menjadi pusat peradaban Islam di dunia, berdasarkan penelitian sejarah dan data ilmiah.
1. Mekkah, Arab Saudi
Sebagai kota suci umat Islam, Mekkah memiliki peran penting dalam sejarah dan peradaban Islam. Tempat lahir Nabi Muhammad SAW dan lokasi Ka'bah, Mekkah menjadi pusat spiritual bagi umat Muslim. Setiap tahunnya, jutaan orang dari seluruh dunia melaksanakan ibadah haji di kota ini, mencerminkan betapa sentralnya Mekkah dalam kehidupan Islam.
2. Madinah, Arab Saudi
Madinah adalah kota kedua tersuci dalam Islam, tempat hijrah Nabi Muhammad SAW setelah diusir dari Mekkah. Di sini, beliau mendirikan negara Islam pertama dan membangun masjid pertama dalam Islam, Masjid Nabawi. Madinah juga merupakan tempat beliau dimakamkan, yang menjadikan kota ini sangat bersejarah dalam peradaban Islam.
3. Baghdad, Irak
Pada masa keemasan Islam, Baghdad menjadi pusat pengetahuan dan ilmu pengetahuan dunia. Pada abad ke-8 dan ke-9, di bawah pemerintahan Khalifah Abbasiyah, Baghdad menjadi tempat berdirinya Baitul Hikmah (House of Wisdom), yang merupakan pusat kajian ilmu filsafat, astronomi, kedokteran, dan matematika. Banyak ilmuwan terkenal seperti Al-Khawarizmi dan Ibnu Sina berasal atau berhubungan dengan Baghdad.
Baca Juga: Niat Puasa Senin Kamis dalam Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya
4. Kairo, Mesir
Kairo berkembang menjadi pusat peradaban Islam sejak Dinasti Fatimiyah berkuasa. Universitas Al-Azhar yang didirikan pada abad ke-10 di kota ini, hingga saat ini tetap menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam tertua dan paling prestisius di dunia. Kairo juga memiliki warisan arsitektur Islam yang kaya, termasuk Masjid Al-Azhar dan berbagai bangunan bersejarah lainnya.
5. Cordoba, Spanyol
Selama kekuasaan Umayyah di Andalusia, Cordoba menjadi salah satu kota terbesar dan terkaya di Eropa. Cordoba dikenal sebagai pusat keilmuan, dengan perpustakaannya yang luar biasa besar serta ilmuwan terkenal seperti Ibnu Rusyd (Averroes). Kota ini menjadi simbol harmoni antara berbagai budaya dan agama yang hidup berdampingan selama pemerintahan Muslim di Spanyol.
6. Damaskus, Suriah
Damaskus merupakan salah satu kota tertua di dunia yang terus berpenghuni, dan menjadi ibukota Kekhalifahan Umayyah. Kota ini dikenal dengan arsitektur Islam yang megah, seperti Masjid Umayyah, serta berfungsi sebagai pusat politik, ekonomi, dan budaya dunia Islam pada zamannya.
7. Istanbul, Turki
Istanbul adalah kota yang menjadi jembatan antara Asia dan Eropa. Setelah jatuhnya Konstantinopel pada tahun 1453, Kesultanan Ottoman menjadikan Istanbul sebagai pusat kekuasaannya. Selama berabad-abad, kota ini menjadi simbol peradaban Islam yang kuat di Eropa, dengan masjid-masjid megah seperti Hagia Sophia yang diubah menjadi masjid, serta Masjid Biru yang menjadi landmark ikonik.
8. Samarkand, Uzbekistan
Samarkand adalah salah satu pusat utama di Jalur Sutra dan menjadi penting selama kekuasaan Kekaisaran Timurid. Di sini, peradaban Islam berkembang pesat dalam bidang seni, arsitektur, dan ilmu pengetahuan. Masjid Bibi-Khanym dan Registan Square adalah contoh arsitektur Islam yang memukau dari periode ini.
9. Fez, Maroko
Fez adalah kota tertua di Maroko dan dikenal sebagai pusat spiritual dan kebudayaan Islam di Afrika Utara. Universitas Al-Qarawiyyin, yang didirikan pada abad ke-9, dianggap sebagai universitas tertua di dunia. Fez memiliki peran penting dalam penyebaran ilmu pengetahuan Islam ke Barat dan Afrika.
Baca Juga: Niat Puasa Senin Kamis Bisa Dilakukan di Siang Hari, Ini Dalilnya Lengkap!
10. Aceh, Indonesia
Aceh dikenal sebagai "Serambi Mekkah" karena perannya sebagai pusat awal penyebaran Islam di Nusantara. Aceh memainkan peran penting dalam pengembangan peradaban Islam di Asia Tenggara, menjadi pusat kajian Islam dan tempat berkumpulnya ulama-ulama besar. Pada masa Kesultanan Aceh, kota ini terkenal karena hubungan eratnya dengan dunia Islam, khususnya Timur Tengah.
Indonesia, yang diwakili oleh Aceh, menempati tempat yang penting dalam sejarah penyebaran Islam di Asia Tenggara.
Meskipun bukan pusat utama peradaban Islam global seperti Mekkah atau Baghdad, Aceh tetap diakui sebagai pusat penting dalam penyebaran agama dan kebudayaan Islam di wilayah Asia Tenggara.
Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia juga memiliki peran yang sangat signifikan dalam perkembangan peradaban Islam masa kini, meskipun tidak setua kota-kota seperti Mekkah, Baghdad, atau Kairo yang menjadi pusat peradaban Islam klasik.