Putra Mahkota Yordania Pangeran Hussein Dianugerahi Anak Pertama

AKURAT.CO Di tengah ketegangan di Timur Tengah yang dipicu oleh agresi militer Israel, Yordania dianugerahi kabar baik.
Putra Mahkota Yordania Pangeran Hussein dan Putri Rajwa baru saja dianugerahi anak pertama berjenis kelamin perempuan.
Dikutip dari laman Hello Magazine, Minggu (4/8/2024), anak pertama Hussein dan Rajwa dinamai Putri Iman binti Hussein. Kabar bahagia itu juga disampaikan langsung di akun Instagram resmi kerajaan dalam bahasa Arab.
"Yang Mulia Pangeran Hussein bin Abdullah II, penjaga perjanjian, mengumandangkan azan di hari kelahirannya, Yang Mulia Putri Iman binti Hussein, mengikuti sunah Rasulullah SAW," demikian kabar tersebut di atas dalam terjemahan bahasa Indonesia.
Baca Juga: 5 Cara Mencegah Anak dari Kecanduan Judi Online Menurut Islam
Adik Hussein yang juga bernama sama dengan putrinya, Iman, sangat senang dengan kelahiran keponakan barunya. Ia menurutkan suatu kalimat kepada media,
"Kami sangat gembira untuk memulai babak baru dalam hidup kami. Keluarga kami semakin berkembang, dan kami sangat gembira menyambut si kecil kami ke dunia."
Setelah Iman lahir, sebuah video dibagikan yang menampilkan ayahnya mengumandangkan azan di telinganya. Tradisi ini biasanya dilakukan oleh seorang ayah sesaat setelah kelahiran anaknya dan melambangkan pentingnya keimanan dalam kehidupan sang anak.
Sebagai informasi, Iman lahir di King Hussein Medical Center; rumah sakit ini telah digunakan untuk kelahiran bangsawan Yordania termasuk Raja Abdullah dan Putri Mahkota Hussein.
Baca Juga: Cek Khodam Viral di TikTok, Bagaimana Menurut Pandangan Islam?
Dalam bahasa Arab, Iman bermakna 'keyakinan' atau 'kepercayaan'. Di keluarga Hashemite, selain adik Hussein, adik perempuan Raja Abdullah juga bernama Iman. Sudah menjadi tradisi bagi mereka untuk mengikuti budaya Arab dan memberikan nama dengan arti khusus kepada anak mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








