Jamaah Islamiyah Bubar, Tegaskan Akan Ubah Metode Pendidikan di Pesantren Miliknya

AKURAT.CO Bubarnya Jamaah Islamiyah (JI) mendapatkan sorotan khusus dari masyarakat Indonesia. Sebagian masyarakat penasaran alasan dibalik bubaran organisasi yang disebut-sebut teroris itu.
Ustaz Siswanto, selaku mantan Sekretaris Mantiqi II JI menyebut dasar yang paling penting dari membubarkan diri JI adalah karena ilmu.
"Karena ilmu tadi itu," kata Siswanto, dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2024).
Aksi membubarkan diri ini, kata Siswanto, bukanlah kamuflase atau bersifat transaksional. Hal itu ditunjukkan dengan upaya membangun trust dengan pemerintah
Dalam keterangan yang lain, Mantan Komandan Asykari (perang) Jamaah Islamiyah, Abu Dujana menegaskan akan mengubah nilai pendidikan dengan mengganti kurikulum ajar setelah JI membubarkan diri.
Baca Juga: Jamaah Islamiyah Bubar Karena Apa?
Yang paling mendasar dari sisi Manhaj, kata Asykari, harus juga diberikan, itu metode di dalam pengamatan Islam.
"Kalau sebelumnya kami memiliki satu tatanan, di mana di dalamnya ada organisasi bersifat rahasia dan askari (prajurit) itu yang dihilangkan," ujarnya, dalam keterangan media, Sabtu (28/7/2024).
Bila hal tersebut tidak dihilangkan, kata dia, maka paham yang tidak mengarah pada NKRI tidak akan hilang.
"Perubahannya lebih kepada mendakwahi masyarakat. Pola-pola pendidikan yang dilakukan di pondok pesantren kami akan mengambil langkah dan menjamin bahwa pendidikan kepada para santri terhindar dari tatharruf,” jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







