AKURAT.CO Kerajaan Kutai merupakan salah satu kerajaan tertua di Indonesia yang memiliki catatan sejarah penting.
Terletak di Kalimantan Timur, kerajaan ini dikenal melalui peninggalan arkeologis berupa prasasti-prasasti yang ditemukan di sekitar daerah Muara Kaman.
Kerajaan Kutai berperan penting dalam sejarah perkembangan kebudayaan dan agama di Nusantara.
Pendiri Kerajaan Kutai
Pendiri Kerajaan Kutai adalah Maharaja Kudungga. Informasi ini didapatkan dari Prasasti Yupa, salah satu prasasti yang ditemukan di wilayah Kutai. Yupa adalah tugu batu yang digunakan untuk mencatat berbagai peristiwa penting dalam sejarah kerajaan. Melalui prasasti ini, diketahui bahwa Kudungga adalah leluhur dari raja-raja yang memerintah Kerajaan Kutai.
Baca Juga: Orang Tua yang Sudah Renta dan Tidak Mampu Berpuasa Diberikan Keringanan dengan Cara Apa?
Kudungga dan Penerusnya
Kudungga memulai dinasti yang kemudian dikenal sebagai dinasti Mulawarman. Anak Kudungga, yang bernama Aswawarman, dikenal sebagai pendiri sebenarnya dari dinasti kerajaan karena ia adalah raja pertama yang mengadopsi gelar kebangsawanan dan memperluas wilayah kerajaan. Aswawarman kemudian digantikan oleh anaknya, Mulawarman, yang dikenal sebagai raja terbesar dalam sejarah Kerajaan Kutai.
Mulawarman adalah raja yang memerintah dengan bijaksana dan adil. Di bawah kepemimpinannya, Kerajaan Kutai mencapai puncak kejayaannya. Salah satu peristiwa penting yang diabadikan dalam prasasti Yupa adalah upacara kurban emas yang dilakukan oleh Mulawarman untuk para Brahmana, menunjukkan kemakmuran dan kedermawanannya.
Baca Juga: Jadwal Puasa Dzulhijjah 2024 Beserta Keutamaannya
Pengaruh Hindu
Kerajaan Kutai juga dikenal sebagai kerajaan yang pertama kali menerima pengaruh Hindu di Nusantara. Aswawarman, yang merupakan putra Kudungga, disebut sebagai seorang yang berjasa dalam menyebarkan agama Hindu. Nama-nama dalam dinasti ini menunjukkan pengaruh India, seperti Aswawarman yang berarti "berkuda" dan Mulawarman yang berarti "kuda utama."
Kerajaan Kutai merupakan kerajaan penting dalam sejarah Indonesia, terutama dalam konteks perkembangan budaya dan agama di wilayah Kalimantan. Kudungga, sebagai pendiri, memulai dinasti yang memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan peradaban di Nusantara. Melalui peninggalan prasasti Yupa, kita dapat memahami peran penting yang dimainkan oleh raja-raja Kutai dalam sejarah awal Indonesia.