5 Ormas Islam Terbesar di Indonesia

AKURAT.CO Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki berbagai organisasi masyarakat (ormas) Islam yang berperan penting dalam kehidupan sosial, budaya, dan politik.
Ormas apa saja yang terbesar di Indonesia? Artikel ini akan membahas hal ini secara singkat dan padat.
Berikut adalah lima ormas Islam terbesar di Indonesia beserta profil singkatnya:
1. Nahdlatul Ulama (NU)
Nahdlatul Ulama (NU) didirikan pada tahun 1926 oleh KH. Hasyim Asy'ari. Ormas ini memiliki basis besar di kalangan kaum tradisionalis Muslim di pedesaan dan kota-kota kecil di Jawa. NU berfokus pada pengembangan pendidikan melalui pesantren, pengajian, dan madrasah. Selain itu, NU juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan serta mempromosikan Islam yang moderat dan toleran. Dengan jumlah anggota yang mencapai puluhan juta, NU menjadi salah satu organisasi Islam terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia.
2. Muhammadiyah
Didirikan pada tahun 1912 oleh KH. Ahmad Dahlan, Muhammadiyah berfokus pada purifikasi ajaran Islam dan modernisasi pendidikan. Organisasi ini memiliki banyak sekolah, universitas, rumah sakit, dan pusat-pusat layanan sosial yang tersebar di seluruh Indonesia. Muhammadiyah mendorong anggotanya untuk berpegang pada Al-Qur'an dan Hadis serta menjauhi praktik-praktik bid'ah. Muhammadiyah juga dikenal dengan pendekatan yang rasional dan modern dalam beragama, serta memiliki anggota yang banyak di kalangan perkotaan.
3. Persatuan Islam (Persis)
Persatuan Islam atau Persis didirikan pada tahun 1923 di Bandung oleh Haji Zamzam dan Haji Muhammad Yunus. Persis terkenal dengan pendekatannya yang tegas dalam mengkritik berbagai praktik keagamaan yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam yang murni. Ormas ini berfokus pada dakwah dan pendidikan, serta memiliki sejumlah lembaga pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Persis juga aktif dalam kajian-kajian keislaman dan sering terlibat dalam diskusi intelektual mengenai masalah-masalah keagamaan kontemporer.
4. Al-Irsyad Al-Islamiyyah
Al-Irsyad Al-Islamiyyah didirikan pada tahun 1914 di Jakarta oleh para imigran Arab, dengan tokoh utamanya adalah Syaikh Ahmad Surkati. Organisasi ini bertujuan untuk menghidupkan kembali ajaran Islam yang murni dan memberantas takhayul serta bid'ah. Al-Irsyad aktif dalam bidang pendidikan dan sosial dengan banyak mendirikan sekolah-sekolah serta yayasan sosial. Meskipun jumlah anggotanya tidak sebesar NU atau Muhammadiyah, Al-Irsyad memiliki pengaruh yang cukup signifikan di kalangan Muslim Indonesia.
Baca Juga: Cara Mengucapkan Salam kepada Non-Muslim Sesuai Aturan Syariat Islam
5. Hidayatullah
Hidayatullah didirikan pada tahun 1973 di Balikpapan oleh Ustadz Abdullah Said. Ormas ini mengusung misi dakwah Islam yang komprehensif, mencakup pendidikan, sosial, dan ekonomi. Hidayatullah mengelola banyak pesantren, sekolah, dan lembaga pendidikan tinggi di berbagai daerah di Indonesia. Dengan pendekatan dakwah yang holistik, Hidayatullah berusaha untuk menciptakan masyarakat yang berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dalam segala aspek kehidupan. Organisasi ini juga dikenal dengan program-program pemberdayaan umat dan pemberian bantuan sosial.
Kelima ormas Islam ini memainkan peran penting dalam pembentukan dan pengembangan masyarakat Muslim di Indonesia. Mereka tidak hanya bergerak di bidang keagamaan, tetapi juga berkontribusi besar dalam pendidikan, sosial, dan ekonomi, sehingga memberikan dampak yang signifikan bagi kemajuan bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










