AKURAT.CO Shalat Jumat merupakan salah satu kewajiban bagi umat Muslim laki-laki yang telah memenuhi syarat.
Shalat ini dilaksanakan pada hari Jumat menggantikan shalat Zuhur dan memiliki beberapa keistimewaan dibandingkan shalat lainnya.
Salah satu rukun yang membedakan shalat Jumat dari shalat lima waktu adalah adanya khutbah sebelum pelaksanaan shalat.
Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah boleh melaksanakan shalat Jumat tanpa khutbah?
Pentingnya Khutbah dalam Shalat Jumat
Dalam Islam, khutbah Jumat memiliki peranan yang sangat penting. Khutbah bukan sekadar pidato atau ceramah biasa, melainkan bagian integral dari rangkaian ibadah shalat Jumat. Khutbah Jumat terdiri dari dua bagian dan mengandung berbagai elemen penting seperti:
Baca Juga: Apa Saja Kesunahan Bagi Laki-Laki Muslim Saat Akan Shalat Jumat?
- Pujian kepada Allah SWT dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
- Pengingat tentang ketakwaan dan nasihat-nasihat agama.
- Doa untuk umat Islam dan keselamatan mereka.
Khutbah ini bertujuan untuk memberikan pelajaran, motivasi, dan pengingat kepada jamaah tentang ajaran Islam dan pentingnya menjalankan kewajiban agama.
Dalil-Dalil tentang Khutbah Jumat
Para ulama sepakat bahwa khutbah adalah salah satu rukun dari shalat Jumat yang tidak boleh ditinggalkan. Beberapa dalil yang menegaskan pentingnya khutbah antara lain:
-
Hadis Nabi Muhammad SAW: Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Shalat Jumat itu wajib bagi setiap Muslim dalam jamaah, kecuali empat orang: budak, wanita, anak-anak, dan orang sakit."
Dalam hadis ini, Nabi Muhammad SAW menyebutkan shalat Jumat sebagai kewajiban bagi setiap Muslim laki-laki yang memenuhi syarat, dan bagian dari kewajiban tersebut adalah mendengarkan khutbah.
-
Ijma’ (Kesepakatan Ulama): Mayoritas ulama sepakat bahwa khutbah adalah rukun dalam shalat Jumat yang tidak boleh ditinggalkan. Ulama dari berbagai mazhab seperti Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hanbali semua menegaskan pentingnya khutbah sebagai bagian dari rangkaian ibadah shalat Jumat.
Baca Juga: Tata Cara Pelaksanaan Shalat Jumat beserta dengan Khutbahnya Implikasi Shalat Jumat tanpa Khutbah
Melaksanakan shalat Jumat tanpa khutbah dianggap tidak sah dan tidak memenuhi rukun-rukun yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Jika khutbah tidak dilakukan, maka shalat tersebut tidak dianggap sebagai shalat Jumat melainkan hanya sebagai shalat Zuhur. Oleh karena itu, jika dalam keadaan tertentu khutbah tidak bisa dilakukan, umat Muslim yang berada dalam situasi tersebut sebaiknya melaksanakan shalat Zuhur sebagai pengganti shalat Jumat.
Dari perspektif Islam, melaksanakan shalat Jumat tanpa khutbah tidak dibenarkan dan tidak sah. Khutbah merupakan bagian integral dari shalat Jumat yang tidak boleh diabaikan. Khutbah Jumat tidak hanya merupakan syarat sahnya shalat Jumat tetapi juga memiliki fungsi penting dalam memberikan pengajaran, nasihat, dan pengingat kepada jamaah. Oleh karena itu, setiap Muslim yang menjalankan shalat Jumat harus memastikan bahwa khutbah dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat.
Wallahu A'lam.