Akurat Logo

Naskah Khutbah Jumat: Menyambut Bulan Idul Adha dengan Semangat Gotong Royong

Fajar Rizky Ramadhan | 23 Mei 2024, 07:15 WIB
Naskah Khutbah Jumat: Menyambut Bulan Idul Adha dengan Semangat Gotong Royong

AKURAT.CO Inilah naskah khutbah Jumat dengan judul menyambut Idul Adha dengan semangat gotong royong.

Khutbah Pertama

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa, dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan khutbah Jumat dengan judul "Menyambut Bulan Idul Adha dengan Semangat Gotong Royong".

Baca Juga: Bahaya Perundungan dalam Islam dan Cara Mengatasinya, Sesuai Al-Quran, Sunnah dan Pendapat Ulama

Jamaah Jumat yang berbahagia,

Tidak terasa, kita sebentar lagi akan memasuki bulan Dzulhijjah, bulan yang mulia di mana umat Islam di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Adha. Hari Raya Idul Adha dikenal juga sebagai Hari Raya Kurban, di mana umat Islam dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban sebagai wujud ketaatan dan syukur kepada Allah SWT.

Namun, lebih dari sekadar ritual penyembelihan hewan kurban, Idul Adha mengajarkan kita tentang makna pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong. Hal ini tercermin dari sejarah Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan anaknya, Nabi Ismail AS, demi memenuhi perintah Allah SWT, hingga akhirnya digantikan oleh Allah dengan seekor domba.

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Dalam konteks kehidupan kita saat ini, semangat gotong royong sangat relevan dan penting untuk kita terapkan. Gotong royong adalah budaya luhur bangsa Indonesia yang mencerminkan kerja sama, kepedulian, dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan.

Dengan semangat gotong royong, kita bisa menyambut Idul Adha dengan lebih bermakna. Misalnya, dalam pelaksanaan kurban, kita dapat bergotong royong mulai dari pengumpulan dana, pembelian hewan kurban, hingga pendistribusian daging kurban kepada yang berhak menerimanya. Semua ini membutuhkan kerjasama dan koordinasi yang baik antara sesama umat Islam.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

"Perumpamaan orang-orang beriman dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi adalah seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuh merasakan sakit, maka seluruh tubuh akan ikut merasakan sakitnya dengan tidak bisa tidur dan demam." (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca Juga: Syarat Hewan yang Bisa Menjadi Hewan Kurban, Wajib Diperhatikan Umat Islam yang Akan Berkurban!

Hadits ini mengajarkan kita bahwa sebagai umat Islam, kita harus saling peduli dan membantu satu sama lain. Dalam semangat gotong royong, kita tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan dan kebahagiaan orang lain, terutama saudara-saudara kita yang kurang mampu.

Ma’asyiral Muslimin yang dirahmati Allah,

Dalam pelaksanaan ibadah kurban, mari kita niatkan untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. Jangan sampai ada di antara kita yang merayakan Idul Adha dengan kemewahan, sementara masih banyak saudara kita yang merasakan kekurangan dan kesulitan.

Marilah kita jaga semangat gotong royong ini tidak hanya dalam momen Idul Adha saja, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kita akan menjadi umat yang kuat, solid, dan saling membantu dalam kebaikan.

Khutbah Kedua

الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ.

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات، إنك سميع قريب مجيب الدعوات.

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.

عباد الله، إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي، يعظكم لعلكم تذكرون. فاذكروا الله العظيم يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.

أقم الصلاة.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.